Tak hanya itu, bahkan Denny menyindir pengeluaran KPK untuk melaksanakan operasi penangkapan tak sebanding dengan kasus yang diusut.
“Anggaran operasional @KPK_RI disetujui Rp 1,3 triliun atau seribu tiga ratus milyar rupiah. Dapetnya kasus 1 milyar, 2 milyar,” ujarnya.
Ia bahkan menanyakan kapan KPK bisa ‘balik modal’.
“Kapan balik modalnya?,” tanyanya pada cuitan tersebut.
Cuitan ini kemudian dikomentari oleh salah satu warganet, @ariefbolip. Akun ini membantah pernyataan Denny.
- Singgung H Sahabuddin Pisah dari Ilham Azikin, Nurdin Abdullah: Beliau Tak Mau Ikut Merusak
- Nurdin Abdullah: Saya Menerima Semua Proses yang Saya Jalani sebagai Takdir Allah SWT
- Bebas dari Penjara, Nurdin Abdullah Disambut Ribuan Warga di Bantaeng
- Taufan Pawe Sebut Nurdin Abdullah Berjasa Terhadap Parepare
- Nurdin Abdullah Bebas dari Lapas Sukamiskin, Bro Rivai: Beliau Orang Baik
“Bahaya nih mindset gini. KPK bukan perusahaan yang tujuannya BEP atau balik modal. Kalau KPI dia duit mah malah bahaya dong bos,” komentar akun @ariefbolip.
Denny pun menanggapi komentar ini dengan menuliskan “Loh ya harus dong. Daripada pengeluaran lebih besar daripada yang didapat, mending KPK lebur aja sama kejaksaan sekalian,” tanggapan Denny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
