Terkini.id, Jakarta – Pengamat hukum dan akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Erfandi mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin sebagai tersangka.
Erfandi menilai bahwa langkah tersebut adalah keberanian KPK yang perlu mendapat dukungan dari masyarakat.
Ia juga menilai bahwa KPK memang patut diapresiasi atas kinerjanya selama ini, mulai kasus OTT Bupati Probolinggo, Bupati Hulu Sungai Selatan dan Bupati Kolaka Timur.
Apalagi terbaru, orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah pimpinan lembaga negara dan petinggi partai.
Erfandi pun mengapresiasi langkah Firli sebagai Ketua KPK di tengah merosotnya kepercayaan publik terhadap lembaga antirusuah tersebut.
- Rakor ATR/BPN dan KPK, Pemkot Makassar Perkuat Tata Kelola Aset
- KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Kuota Haji ke Pansus DPR
- Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Biro Travel Haji di Sejumlah Daerah
- Wali Kota Makassar Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan SKPD Jelang Pelaksanaan Program Strategis 2026
- Wali Kota Makassar Suarakan Pencegahan Korupsi Sejak Dini dalam Rakor se-Sulsel
“Ini sebuah keberanian KPK yang perlu mendapat dukungan dari masyarakat untuk menciptakan negara yang bebas dari korupsi,” katanya pada Kamis petang, 23 September 2021, dilansir dari RMOL.
Erfandi berpendapat bahwa penetapan Wakil Ketua DPR RI sebagai tersangka merupakan langkah hukum yang menunjukkan bahwa KPK saat ini masih memiliki taring di hadapan para koruptor.
Meski demikian, ia tetap meminta aparat penegak hukum seperti KPK terus memperkuat kerja pencegahan terhadap tindakan rasuah.
Bagi Erfandi, pencegahan harus dimulai dengan dari pembentukan kultur dan budaya bebas korupsi di masyarakat, juga pembenahan struktur hukum di aparat penegak hukum sendiri.
“Karena pembentukan kultur dan perbaikan struktur menjadi hal yang paling penting untuk terus dilakukan KPK,” jelasnya.
Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang hukum itu juga mengingatkan bahwa di tengah pandemi dan merosotnya ekonomi saat ini, keberanian KPK yang dipimpin Firli perlu dapat dukungan dari semua lapisan masyarakat.
Dukungan masyarakat, menurut Erfandi, perlu untuk memberikan shock therapy terhadap para koruptor jangan coba main-main terhadap uang negara disaat pandemi seperti ini.
Terlepas dari apresiasi ke KPK, Erfandi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah terkait penetapan Azis Syamsudin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
