Terkini.id, Jakarta – Pakar komunikasi, Ade Armando menilai bahwa sikap Ustaz Adi Hidayat (UAH) terhadap cuitan Eko Kuntadhi adalah salah satu wujud dari merasa terdesaknya kelompok pro khilafah.
Untuk diketahui, sebelumnya Eko Kuntadhi menjadi perbincangan sebab cuitannya soal donasi Palestina dianggap fitnah oleh UAH dan pendukungnya.
Masalah ini lalu di bahas oleh Nong Darol Mahmada, Eko Kuntadhi, Ade Armando, dan Guntur Romli dalam diskusi yang tayang di Cokro TV pada Selasa, 1 Juni 2021.
Awalnya, Nong Darol Mahmada sebagai moderator menyoroti bahwa hanya Eko Kuntadhi yang disasar oleh pendukung UAH, padahal cuitan bernada sama juga banyak dilontarkan oleh netizen.
Ade Armando lalu menanggapi bahwa saat ini memang sedang terjadi perang dengan kelompok-kelompok pro khilafah atau pro kaum islamist.
- Ketum PSI, Kaesang Pangarep Tegur Keras Ade Armando
- Kader PSI Ade Armando: PDIP Partai Sombong, Kesombongan Mereka Mahal
- Ade Armando Resmi Gabung dengan Partai PSI, Bakal Diumumkan Sore Ini
- Ade Armando Yakin Anies Baswedan Bakal Menang Jika Ganjar Pranowo Tak Maju
- Ade Armando Prediksi Anies Baswedan Akan Libatkan Politisasi Islam di Pilpres 2024
“Kelompok-kelompok pro khilafah, khalifah, pro kaum islamist, musuhnya Guntur ini, itu kan sekarang ini sedang merasa terdesak,” kata Ade Armando.
“Terdesak oleh kita, penonton Cokro TV,” tambahnya.
Dosen Universitas Indonesia itu lantas menyinggung bahwa ada meme yang menampilkan para host Cokro TV yang tersebar di media sosial.
Meme itu, kata Ade, menarasikan bahwa para host Cokro TV adalah kumpulan buzzer yang berharap diangkat menjadi komisaris BUMN.
“Nah, Adi Hidayat ini cuma representasi dari kemarahan tersebut,” ungkapnya.
Ade juga mengaitkan bahwa para host Cokro TV sebelumnya pernah mempersoalkan donasi kapal selam yang diumumkan oleh Ustaz Abdul Somad (UAS).
“Sekarang juga begitu kan. Dia ingin menunjukkan bahwa ‘tuh lihat, hanya dalam enam hari, sudah terkumpul Rp30 miliar yang akan kita serahkan kepada pejuang Islam di Palestina’,” jelas Ade
“Eh, keculup keculup datang Eko dengan sebuah Twitter yang lucu-lucuan aja kan, Ko,” sambungnya.
Menurut Ade, cuitan Eko Kuntadhi soal donasi Palestina itu sama sekali tidak mengandung fitnah.
Ia membacakan kembali cuitan Eko yang berbunyi, “Alhamdulillah, terkumpul Rp60 M. Diserahlan Rp14 M.”
Sebagai catatan, Eko telah mengoreksi angka Rp60 miliar itu menjadi Rp30 miliar sesuai berita yang ia bagikan.
“Kan nggak ada kalimat bahwa yang disalurkan hanya Rp14 miliar. Tidak ada kalimat ‘Ke mana larinya Rp16 miliar uang lain?’ atau ‘Jangan-jangan Rp16 miliar diambil oleh Adi’ dan seterusnya. Nggak ada sama sekali fitnah itu,” jelas Ade.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
