Tegas Tolak Penundaan Pemilu, Jusuf Kalla: Kalau Kita Tidak Taat Konstitusi, Maka Negeri Ini Akan Ribut

Terkini.id, Jakarta – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla turut menanggapi soal usulan penundaan pemilu yang dikemukakan sejumlah pemimpin partai politik.

Jusuf Kalla menegaskan dirinya tidak setuju pemilu diundur karena hal itu sama saja dengan melanggar konstitusi bangsa.

Dilansir dari Kompas, ia mengingatkan bahwa jika kita tidak taat kepada konstitusi, maka negeri ini akan ribut.

Baca Juga: Refly Harun Prediksi JK Jadi King Maker di Pilpres 2024:...

“Pemilu diundur itu tidak sesuai konstitusi, Iya, tidak setuju,” tegas Jusuf Kalla saat ditemui pada Peringataan Satu Abad Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), di Jakarta, Senin, 28 Februari 2022.

kKetua Dewan Masjid Indonesia ini menyatakan bahwa seluruh elemen bangsa harus taaat pada konstitusi.

Baca Juga: Rocky Gerung: Anies Sekarang Diasuh Pak Jusuf Kalla

Maka, karena konstitusi sudah mengamanatkan Pemilihan Umum digelar lima tahun sekali, hal tersebut harus dipatuhi.

“Sebagai bangsa, sebagai rakyat kita taat konstitusi. Konstitusi mengatakan (pemilu) lima tahun, yah lima tahun,” kata Jusuf Kalla.

“Kalau kita tidak taat konstitusi maka negeri ini akan ribut,” tukas sambungnya.

Baca Juga: Rocky Gerung: Anies Sekarang Diasuh Pak Jusuf Kalla

Sebelumnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mengusulkan agar Pemilu 2024 ditunda.

Wakil Ketua DPR ini mengeklaim bahwa banyak yang setuju dengan usulan penundaan Pemilu 2024 tersebut.

Selain itu, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto juga sempat mengatakan akan menyampaikan aspirasi masyarakat yang menginginka perpanjangan masa jabatan Presiden Joko WIdodo.

Bagikan