Terkini.id,Jeneponto – Banjir Bandang yang menerjang sejumlah Kelurahan dan Desa di Kabupaten Jeneponto turut menggerus sejumlah pagar gedung sekolah dan instansi Pemkab Jeneponto.
Sesuai pantauan terkini.id, Pagar SMP Negeri 3 Binamu di Kelurahan Monro-Monro Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto rata dengan tanah atau ambruk.
Pagar sekeliling SMP 3 Binamu sekitar 75 meter x 150 dirobohkan banjir bandang yang terjadi sejak Selasa 22 Januari 2019 kemarin sekitar pukul 12.00 WITA siang hingga pukul 02.00 Wita dini hari tadi.

Tergerus Banjir, Tembok Pagar SMPN 3 Binamu dan Dinas PMD Jeneponto Ambruk
Pagar SMK di Jeneponto Ambruk
Selain itu Gedung SMK Negeri I Jeneponto juga tergenang air setinggi sekitar 150 cm, kondisi terkini gedung SMK Negeri I Jeneponto itu dipenuhi lumpur setinggi 20 cm. Sampah pun bertumpukan di gedung sekolah yang dulu bernama SMEA negeri Jeneponto.
Selain gedung sekolah, dari pantauan langsung terkini id, Rabu, 23 Januari 2019, pagar kantor Dinas PMD Jeneponto juga rata dengan tanah.
- Peringatan Banjir dan Longsor di Indonesia: Ketika "Alarm" Sudah Berbunyi, Mengapa Dampak Tetap Besar?
- Bupati Jeneponto Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Rumbia, Pastikan Penanganan Cepat dan Tepat
- Wajo Diterjang Banjir Bandang, Warga dan Anak-Anak Selamatkan Diri di Atap Rumah
- Viral, Pria Teriak Minta Tolong ke Basarnas hingga ke Wali Kota Saat Banjir
- BSMI Terjunkan Relawan ke Lokasi Banjir Bandang Parigi
Sementara informasi terkini yang dihimpun terkini.id, tujuh warga kampung Uma Desa Bonto Mate’ne Kecamatan Turatea dikabarkan hilang.
Sampai berita ini diturunkan terkini.id, belum dapat mengkonfirmasi Pihak BPBD Kabupaten Jeneponto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
