Terkuak, Sejarah di Balik Kemolekan Candi Prambanan

Candi Prambanan yang terletak tepat di perbatasan perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta/ ist

Terkini.id,Jakarta – Indonesia sangat kaya akan destinasi wisata yang sangat menakjubkan. Salah satunya adalah Candi Prambanan yang terletak tepat di perbatasan perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan luas 39,8 hektar, salah satu destinasi wisata yang dilindungi oleh UNESCO sejak 2012 ini wajib Anda kunjungi lho!, tinggal pastikan tiket pesawat dan hotel di www.traveloka.com, karena banyak sejarah masa lalu yang akan membuat Anda semakin bangga menjadi orang Indonesia.

Timbul Tenggelamnya Candi Prambanan

Sejarah menorehkan cerita, bahwa Candi Hindu terbesar di Asia Tenggara ini pertama kali dibangun pada tahun 850 masehi oleh Dinasti Rakai Pikatan. Salah satu alasannya karena ingin menandingi bangunan pemujaan Dewa Hindu yang sudah ada sebelumnya, yaitu Candi Borobudur dan Candi Sewu.

Tapi sayang, bangunan ini sempat runtuh akibat bencana gempa di tahun 930, ada juga yang mengatakan bahwa hancurnya bangunan ini adalah akibat perang rebutan kuasa para raja zaman dahulu, sehingga hanya meninggalkan beberapa pondasi saja.

Ratusan tahun tak terurus dan seolah hilang tanpa jejak, bangunan yang punya nama lain Siwagrha ini kembali ditemukan puing-puingnya di tahun 1733 oleh orang Belanda dan dilakukan perbaikan hingga tahun 1855, sayangnya pada masa tersebut perbaikan disertai penjarahan barang berharga candi, yang berakibat tidak maksimalnya perbaikan bangunan. Anda bisa melihat puing bangunan yang belum maksimal tersebut jika sudah berada di Candi Prambanan dengan bantuan www.traveloka.com.

Beruntung, di tahun 1918 pemugaran besar-besaran dilakukan oleh pihak Belanda yang kala itu dipimpin Theodoor Van Erp, lalu berlanjut hingga kekuasaan Belanda di tahun 1930. Nah, usai kemerdekaan, Indonesia mengambil alih pemugaran tepatnya dari tahun 1942 hingga tahun 1993, sehingga terlihatlah wujud spektakuler candi yang juga dinamakan Candi Roro Jonggrang ini.

Yuk Hitung Berapa Banyak Candi Di Komplek Candi Prambanan!

Secara umum, bangunan candi ini mengadopsi ajaran Agama Hindu dengan pembagian lokasi candi yang dibagi tiga. Pertama bagian depan atau luar yang disebut Njobo dengan luas 390 meter persegi terletak di pintu masuk dan pelataran candi, kemudian bagian tengahan dengan luas 222 meter persegi. Di bagian tengahan ini sebenarnya terdapat sekitar 878 candi, sayangnya semua sudah hancur akibat gempa dahsyat tahun 2006 silam, lalu ada bagian Njeron atau bagian utama, tempat terletaknya beberapa candi  utama yaitu Candi Dewa Siwa, Dewa Wisnu, dan Dewa Brahma.

Masih adakah candi lain yang bisa dinikmati keindahannya saat berlibur dengan bantuan aplikasi www.traveloka.com? Ya sangat banyak lho. selain tiga candi utama tadi, juga terdapat tiga candi yang dinamakan wahana terdiri dari Nandi, Garuda serta Angsa, lalu ada dua Candi Apit, empat Candi Kelir, dan empat Candi Patok yang tersebar di berbagai lokasi di komplek Candi Prambanan. Serta terakhir adalah Candi Perwara yang jumlahnya 224, terbagi atas tiga barisan.

Sayangnya dari 224 candi ini, banyak yang masih tertimbun dan belum dibersihkan, sehingga jika Anda ke kawasan Candi ini, hanya akan menemukan dua jenis Candi ini yang sudah diperbaiki.

Museum Candi Prambanan Yang Penuh Kenangan

Selain ratusan bangunan Candi yang berdiri kokoh di komplek Candi Roro Jongrang ini, juga terdapat sebuah bangunan museum berbentuk rumah adat jawa yaitu Joglo. Di dalamnya terdapat berbagai benda zaman dulu, yang ditemukan bersamaan dengan ditemukannya bangunan Candi Prambanan. Mulai dari beragam relief, arca, hingga bebatuan yang disinyalir merupakan peninggalan dewa umat Hindu.

Selain itu, juga ada beberapa harta karun milik dinasti yang berkuasa pada zaman Candi Prambanan dibangun. Sayangnya di museum ini hanya terdapat replikanya saja, seperti perhiasan emas, tas dan barang berharga lagi.

Sedangkan aslinya terdapat di Museum Nasional Indonesia. Wah pastinya sangat berkesan melihat peninggalan zaman kerajaan dulu bukan?apalagi ditambah penjelasan tentang kapan ditemukannya dan apa kegunaan dari barang-barang tersebut di zamannya, seolah bernostalgia ke masa lalu yang sangat penuh dengan makna.

Masih banyak cerita sejarah di balik keberadaan Candi Prambanan di Indonesia. Tapi sangat tepat jika Anda saja yang langsung berkunjung ke destinasi favorit di Jawa Tengah tersebut, dengan memanfaatkan layanan di www.traveloka.com.

Karena di sana Anda bisa lebih mengeksplorasi masa lalu kejayaan Hindu di Indonesia, lengkap dengan mengabadikan dokumentasi di setiap sudut bangunan yang sangat bersejarah itu. Paling tidak, Anda punya segudang cerita untuk anak cucu nantinya yang ingin tahu bagaimana sekelumit kisah masa lalu Indonesia di kawasan Jawa Tengah.

Berita Terkait
Komentar
Terkini