Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean menanggapi perbincangan yang sedang hangat terkait legalisasi miras di beberapa daerah di Indonesia. Ferdinand nampak tidak setuju bahwa miras disebut merusak moral masyarakat.
Ferdinand menceritakan pengalaman bahwa orang di kampungnya sering mengonsumsi tuak, minuman keras tradisional.
Menurutnya, itu merupakan sebuah tradisi orang di kampungnya untuk menghangatkan badan atau melepas lelah.
“Dari dulu di kampungku orang selalu minum tuak, minuman beralkohol. Sudah sebuah tradisi atau kebiasaan untuk menghangatkan badan dan melepas lelah, bercengkrama setelah seharian di sawah atau di ladang,” tulis Ferdinand di akun twitter-nya, @FerdinandHaean3 pada Senin, 1 Maret 2021.
Namun, ia menolak bahwa orang-orang di kampungnya yang mengonsumsi miras memiliki moral yang rusak.
- Update Pesta Miras Oplosan di Makassar, Kini Bertambah Satu Orang Tewas
- Polisi Gerebek Toko Miras Berkedok Bengkel Motor di Makassar
- Polisi Amankan 112 Miras Tanpa Izin, Penjual Terancam Kurungan dan Denda Rp50 Juta
- Komentari Holywings Pakai Nama Muhammad Untuk Promosi Miras, Ustadz Felix Siauw: Makin Besar Kontroversi, Pasti Akan Terkenal
- Tak Setuju Holywings Ditutup, Ustadz Felix Siauw: Masalahnya Bukan Itu, yang Harusnya Ditutup Itu...
“Faktanya, moral orang-orang dari kampungku tetap baik, tidak rusak,” lanjutnya.
Ferdinand membagikan cuitan tersebut bersama sebuah artikel berjudul ‘Tegas Kritisi Legalisasi Miras, Amien Rais: Moral Bangsa sedang Dihancurkan.’
Amien Rais, tokoh politik senior yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR memang mengkritik keras kebijakan Presiden Jokowi terkait legalisasi minuman keras.
Menurutnya, kebijakan Jokowi tersebut adalah langkah yang fatal dan bertentangan dengan ketentuan Al-Qur’an.
“Jokowi, sudah membuat langkah yang fatal, secara moral, secara politik karena jelas sekali yang dilakukan pak Jokowi itu, adalah menabrak langsung ketentuan Al-Qur’an, di mana khamar atau miras itu dan judi merupakan dosa besar,” tegasnya kanal Youtube Amien Rais Official yang diunggah pada Minggu, 28 Februari 2021, dilansir dari Sindonews.
Amien Rais juga menyampaikan bahwa seharusnya hal-hal seperti judi dan miras ditutup sebab akan menghancurkan akhlak generasi.
“Mestinya kita tutup supaya kemudian tidak terjadi kehancuran akhlak generasi muda, menenggak miras, kemudian main judi apalagi,” ujarnya.
“Jadi ini, saya nggak tahu apa yang dimaksudkan oleh Jokowi itu, jadi sudahlah, kadang-kadang saya sampai kehabisan kata-kata, bagaimana ya,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
