Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean melontarkan sindiran kepada ekonom senior, Rizal Ramli.
Ferdinand mengasihani Rizal Ramli yang sudah berusaha keras cari perhatian (caper) Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun tak kunjung dilirik.
“Kasihan orang ini, mati-matiaan caper ke Jokowi tapi tak kunjung dilirik satupun komennya,” katanya melalui akun Twitter FerdinandHaean3 pada Minggu, 12 September 2021.
Ferdinand juga menyinggung bahwa mantan Menteri Koordinator era Jokowi itu sudah memperalat “Pro Demit” untuk mengangkat dirinya.
Namun, menurut Ferdinand, usaha Rizal Ramli itu tak kunjung membuatnya laku di masyarakat.
- Unggah Foto Bersama Ruhut Sitompul, Twitter Ferdinand Hutahaean Dibanjiri Ratusan Komentar
- Ferdinand Hutahaean: Selama Tidak Ada Bukti, Perkataan Anies Baswedan dan Pendukungnya adalah Omong Kosong
- Anies Baswedan Dipanggil KPK Terkait Formula E, Ferdinand Hutahaean Titip Pertanyaan
- Ferdinand Hutahaean ke Anies Baswedan: Sudahlah Lebih Baik Diam, Sudah Tak Berguna!
- Kamaruddin Sebut Hukum Rusak di Tangan Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Fokus Kasus Brigadir J, Jangan Beropini Jauh!
“Kalau di kampungku, orang dengan kualitas dan hasrat menggebu-gebu seperti ini, mungkin sudah dijadikan pengganti kerbau membajak sawah,” katanya.
Ferdinand membagikan pernyataannya bersama tangkapan layar berita berjudul “Kata Rizal Ramli Jokowi Lebih Layak Dipenjara Sebab Banyak Tebar Berita Bohong”.
Ditelusuri Terkini.id, Rizal Ramli memang mencuit soal Jokowi layak dipolisikan pada Sabtu, 11 Agustus 2021.
Akan tetapi, itu bukan pernyataan langsung dari Rizal Ramli, melainkan pernyataan dari seorang pengacara bernama Ahmad Khozinuddin.
“Jurnalis senior Hersubeno Arief dipolisikan GBM, dianggap sebar hoax tentang kondisi Megawati,” tulis Rizal Ramli.
“Pengacara A.Khozinudin jika itu terjadi, Presiden Jokowi jauh lebih layak dipolisikan. Jokowi banyak menebar berita bohong seperti mobil Esemka, impor, stop utang,” lanjutnya.
Rizal Ramli membagikan pernyataannya bersama video dari YouTube dari Bang Edhy Channel yang berjudul “Jika Hersubeno dipolisikan, Jokowi Lebih Layak Diperiksa”.
Pada keterangan video tersebut, disebutkan bahwa Ahmad Khozinuddin menilai Jokowi lebih layak dipolisikan karena banyak membuat dan menyebar berita bohong.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
