Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Kejar Perusahaan yang ‘Bandel’ di Makassar

Terkini.id, Makassar – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus meningkatkan upaya penegakan peraturan kewajiban kepesertaan badan hukum publik tersebut.

BPJS pun tidak segan mendindak perusahaan yang bandel atau tidak tertib dalam mematuhi peraturan undang undang.

Petugas Pengganti Sementara Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Usman Rappe, mengatakan, sangat menyayangkan bagi pemberi kerja yang masih belum patuh untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Sungguh sangat disayangkan masih banyak pemberi kerja yang belum patuh terhadap hak-hak pekerja yang salah satunya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” terang Usman.

Dua mengaku banyak pekerja dan tenaga kerja yang telah melapor ke telah terjadi kecelakaan kerja di perusahaan mereka, namun setelah dicek perusahaan tersebut menunggak iuran atau bahkan banyak yang belum terdaftar.

“Padahal bila perusahaan tersebut patuh, maka seluruh biaya pengobatan tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja sampai dengan sembuh menjadi tanggungan kami BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Usman saat memberikan sambutan di Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Kepatuhan Program BPJS Ketenagakerjaan Kota Makassar di Hotel Novotel, Kamis 25 Juli 2019.

Usman menambahkan, Tim Kepatuhan Program BPJS Ketenagakerjaan Kota Makassar yang dibentuk ini dipimpin oleh pihak Kejaksaan Negeri Kota Makassar, dan anggotanya antara lain Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Dinas Penanaman Modal, PTSP Kota Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Makassar.

“Perusahaan belum daftar, perusahaan daftar sebagian tenaga kerja/program dan perusahaan menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan adalah target dari Tim Kepatuhan ini untuk ditindaklanjuti, dan apabila perusahaan masih bandel, maka kami akan ajukan rekomendasi kepada pihak DPMPTSP untuk mengeluarkan sanksi administratif tidak mendapat pelayanan publik tertentu,” tegas Usman.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Kota Makassar, Adnan Hamzah mengungkapkan, bahwa ranah kerja sama Tim Kepatuhan ini berujung pada patuhnya perusahaan kedalam program BPJS Ketanagakerjaan.

“Kami akan melakukan proses litigasi atau nonlitigasi atas surat kuasa khusus BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan kepada kami, bahkan kami akan upayakan setiap SKK ini memiliki ujung sanksi antara lain pidana, pailit atau pencabutan izin,” terang Adnan lagi.

Pejabat Pengganti Sementara Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Harry Agung Cahya, mengungkapkan, rapat Koordinasi Tim Kepatuhan Kota Makassar diharapkan dapat menghasilkan beberpaa kesepakatan dan program kerja eksekusi kepatuhan pemberi kerja.

“Beberapa program yang disepakati adalah masing-masing instansi penegak hukum dan pelayanan publik yang tergabung dalam Tim Kepatuhan adalah surat edaran kepada pemberi kerja agar patuh terhadap program BPJS Ketenagakerjaan, penerbitan sanksi administratif, dan kunjungan bersama Tim Kepatuhan ke perusahaan yang bandel, ” ungkap Harry lagi.

Komentar

Rekomendasi

Sejumlah ASN di Jabar Protes Gajinya Dipotong Gara-gara Covid-19

Mantan Anggota MPR RI Asal Sulsel Meninggal Dunia

Lakukan Rapid Test, Ridwan Kamil Kaget 300 Warganya Positif Corona

Berjuang Lawan Covid-19, Dokter Tirta Sempat Berstatus PDP Corona

Positif Corona, Remaja Ini Dijemput Petugas Medis Covid-19

Presenter ‘Uang Kaget’ Bantah Video Syur yang Beredar adalah Dirinya

Guru Besar FKM UI Ungkap 3 Sumber Penularan Virus Corona

Viral di Facebook, Video Pasangan Remaja Tidur Bareng Tanpa Busana

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar