Terkini.id, Jakarta – Tim SAR gabungan yang mencari keberadaan penumpang maupun puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ182 menemukan sebuah Kartu Tanda Penduduk (KTP) seorang pria atas nama Yaman Zai.
KTP tersebut ditemukan di bawah laut bersama dengan sebuah tas kecil berwarna kuning.
Hal itu disampaikan Perwira Operasi Yontaifib I Korps Marinir, Kapten Marinir Heri Supriadi di lokasi pencarian.
“Benar, personel kami temukan KTP itu,” kata Heri Supriadi, Minggu 10 Januari 2021 seperti dikutip dari Suara.com.
Adapun nama Yaman Zai tersebut tidak terdaftar dalam manifes atau daftar penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar Kepulauan Seribu.
- Alumni Teknik Unhas Angkatan 87 Bersiap Gelar Reuni di Kota Malang
- Puluhan UMKM Ikuti UMK Academy 2026 di Makassar, Fokus Green Business dan Digital Marketing
- Grand Opening Bursa Sajadah Makassar, Kemenhaj Sulsel: Jawaban Kebutuhan Jamaah dan Peluang UMKM Lokal
- Pengabdian Kepada Masyarakat: UNM Sukses Melaksanakan Pelatihan Budidaya Tanaman Secara Kultur Jaringan di SMKN 3 Takalar
- Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Asmo Sulsel Gelar Safety Riding di SMAN 10 Gowa
Namun, diduga KTP tersebut dibawa oleh sanak keluarga Yaman Zai yang menjadi penumpang dalam pesawat itu.
Diketahui, nama Yaman Zai sempat viral di media sosial usai pria asal Nias itu menangis sesenggukan di Bandara setelah mengetahui pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh di Kepulauan Seribu pada Sabtu 9 Januari 2021 sore.
Yaman Zai mengungkapkan bahwa istri dan 3 anaknya menjadi penumpang dalam pesawat tersebut.
Dalam video yang beredar, Yaman Zai terlihat histeris. Ia menangis sesenggukan sembari sesekali menatap layar smartphone yang tertera foto anaknya.
Rencananya, istri dan tiga anak Yaman Yai akan berlibur di Pontianak tempatnya bekerja. Namun nahas, Sriwijaya Air yang ditumpangi istri dan anak-anaknya itu dikabarkan hilang kontak setelah 4 menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta.
“Istri saya, lalu tiga anak saya jadi penumpang. Saya itu bekerja setahun lebih di sini, mereka mau kesini mau liburan,” ungkapnya kepada wartawan di Bandara Supadio, sembari menangis.
Bahkan, kata Yaman Zai, ada anaknya yang baru lahir beberapa bulan juga ikut dalam penerbangan pesawat Sriwijaya Air tersebut. Dia pun mengungkapkan, terakhir kali menghubungi istrinya sekitar pukul 13.00 WIB.
“Saat itu Istri saya bilang mereka sudah berada di dalam pesawat,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
