Terkini.id, Jakarta – Politikus PDIP, Dewi Tanjung menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikendalikan oleh Mantan Wapres RI Jusuf Kalla atau akrab disapa JK.
Lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 20 Februari 2021, kader PDIP ini menyebut Wapres ke-10 dan ke-12 tersebut telah mengintervensi hukum di Indonesia.
“Dalam sejarah mantan Wapres di Indonesia mengintervensi Hukum,” cuit Dewi Tanjung.
Hal itu, menurut Dewi, lantaran sampai sekarang kasus RJ Lino masih belum jelas kabarnya.
“Dan sampai skarang Kasus RJ Lino tdk jelas kabar berita dan KPK Yg katanya Lembaga antikorupsi malah Patuh akan perintah JK,” ungkapnya.
- PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk Generasi Penggerak Keberlanjutan di Lutim
- Kebakaran di Jeneponto, Tiga Rumah Ludes Terbakar, 1 Orang Mengalami Luka Bakar
- Bupati Pangkep M. Yusran Lalogau Dilantik Pimpin IKA Perikanan Unhas Periode 2026-2030
- LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel
- HUT ke-9 Gammara Hotel Makassar Diwarnai Program Harmony Culture untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Maka dari itu, Dewi Tanjung dengan tegas menilai bahwa hukum di KPK sudah dikendalikan oleh Jusuf Kalla.
“HUKUM DI KPK BISA DI KENDALIKAN OLEH JK guys,” ucapnya.
Pada cuitan sebelumnya, Dewi Tanjung juga menyebut Jusuf Kalla punya dua kesalahan terbesar.
Pertama, kata Dewi Tanjung, JK sebagai ketua Dewan Masjid telah membiarkan ustaz-ustaz kadrun menyebarkan ujaran kebencian dan menghasut umat Islam agar bermusuhan dengan pendukung pemerintah.
“Dua kesalahan Terbesar JUSUF KALLA. Menjadi ketua Dewan Mesjid membiarkan para Ustad2 Kilafah Kadrun Radikal menyebarkan ujaran kebencian dan menghasut umat Islam untuk bermusuhan dengan pendukung pemerintah,” kata Dewi Tanjung.
Kesalahan terbesar kedua, menurut Dewi, JK sebagai ketua Palang Merah Indonesia telah membiarkan ambulans PMI ikut serta dalam setiap demo anarkis.
“Menjadi ketua PMI membiarkan Ambulan PMI ikut serta demo anarkis,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
