Terkini.id, Jakarta – Aparat kepolisian berhasil meringkus empat teroris yang merupakan pendukung Eks Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
Keempat teroris simpatisan Rizieq Shihab tersebut diketahui berinisial ZA, BS, AJ, dan HH. Mereka digerebek di dua tempat berbeda yakni di Condet, Jakarta Timur dan Cikarang, Bekasi Jawa Barat.
Setelah keempatnya berhasil diringkus aparat, beredar video pengakuan mereka di media sosial.
Salah satu teroris simpatisan FPI tersebut, Bambang Setiono alias BS mengungkapkan bahwa dirinya sudah bergabung di FPI sejak awal Desember 2022.
“Saya Bambang Setiono alias BS menjadi simpatisan FPI yang bergabung sejak awal Desember 2020,” ujar BS seperti dilihat dalam videonya itu, Minggu 4 April 2021.
- Singgung Isu FPI Teroris, YLBHI: Habib Rizieq Semacam Musuh Negara
- Munarman Ngamuk Usai Terciduk Hadiri Baiat ISIS Makassar: Apakah Itu Kejahatan?
- Tuding Komunis Adu Domba Islam dengan Teror, Novel: Ini Buka Cara FPI
- Soal Pengakuan Teroris, Tim TP3 Laskar FPI: Itu Skenario Hancurkan HRS
- Pihak HRS Sebut Teroris Condet Bukan Bagian FPI: Dia Sudah Dipecat
Ia pun mengaku merencanakan meledakkan bom molotov di salah satu SPBU di Jakarta. Dalam rencana aksinya itu, BS menuntut agar Habib Rizieq Shihab dibebaskan.
“Merencanakan penyerangan SPBU menggunakan bom molotov untuk menuntut bebasnya HRS,” ungkapnya.
BS juga mengatakan bahwa rencana tersebut merupakan perintah dari teroris Husein Hasni alias HH yang ditangkap di Condet.
“Mengetahui pembuatan bahan kaseel atas perintah Husein Hasni di Condet,” tuturnya.
Selain BS, Ahmad Junaidi atau AJ yang juga mengaku sebagai simpatisan FPI mengungkapkan, dirinya berencana akan meledakkan bom molotov di toko-toko orang China.
Hal itu hendak ia lakukan lantaran menurutnya Indonesia saat ini tengah dikuasai orang-orang China.
“Saya Ahmad Junaidi, anggota simpatisan FPI. Sejak Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. Merencanakan aksi pelemparan bom ke pada orang China dan toko usaha China,” kata AJ.
Mengutip Arrahmahnews.com, hal senada juga disampaikan teroris lainnya yang ditangkap di Bekasi yakni Zulaimi Agus (ZA).
ZA dalam videonya mengaku bertekad ingin menegakkan keadilan dengan caranya sendiri. Pasalnya, ia melihat bahwa keadilan di negeri ini sudah tercabik-cabik.
“Saya bergabung dengan organisasi FPI sejak tahun 2019 sebagai Wakabid FPI Bekasi. Saya merasa sudah tidak ada keadilan di negeri ini, saya ingin menegakkan keadilan dengan cara saya sendiri,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
