Terkini.id, Jakarta – Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyebut pahlawan nasional Kapitan Pattimura sebenarnya seorang Muslim. Yusuf Dumdum menyindir, kalau tidak percaya takut melawan ulama.
“Piye iki ? Harus percaya ahli sejarah atau siapa?” tulis pegiat media sosial, Yusuf Dumdum lewat akun Twitter @yusuf_dumdum, Selasa, 5 Juli 2022.
“Bumbu2 agama sudah dipakai sebagai penyedap rasa, kalau gak percaya takutnya bisa dicap Islamophobia dan melawan ulama,” lanjut Yusuf Dumdum.
Video pernyataan Ustaz Adi Hidayat itu sempat viral di Twitter. Ustaz Adi Hidayat menyebut pahlawan nasional Kapitan Pattimura sebenarnya bernama asli Ahmad Lussy, bukan Thomas Matulessy seperti yang selama ini diketahui banyak orang. Ahmad Lussy dinyatakannya sebagai seorang muslim dan kiyai.
Teori tentang Pattimura adalah Ahmad Lussy sebenarnya sudah terdengar pada waktu sebelumnya.
- Heboh Wanita Cadar Sebut Memasak Tugas Suami, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
- Kabar Anies Baswedan Mantu, Akad Nikah Pakai Bahasa Arab, Ruhut: Yang Suka Ngaku-ngaku Asli Jokya itu, Bahasanya Bahasa Arab
- Sindir Keras Ustaz Adi Hidayat, Guntur Romli: Surga Aja Bisa Dia Klaim Buat Jualan di Pilpres
- Ustaz Adi Hidayat Bongkar Nama Asli Kapitan Pattimura, Sebut Seorang Kiyai
- UAH: Pertanyaan Tidak Berfaedah Terkait Rendang, Netizen: Ustaz Berkelas
“Kami berusaha mencari, lihat, tanya pakar sejarah dikumpulkan. Allahuakbar. Ternyata nama aslinya kapiten Pattimura itu bukan tomas, tapi Ahmad Lussy,” kata Ustaz Adi Hidayat dalam video berdurasi 1 menit 24 detik itu, seperti dilansir detik.com, Senin, 4 Juli 2022.
Akun penyebar video ini adalah @yaniarsim, yang bergabung dengan Twitter pada November 2017.
Video tersebut diunggah pada Minggu, 3 Juli 2022. Sampai kini, video tersebut telah mendapat 1.800 komentar dan 7.400 likes.
“Siapa Ahmad Lussy itu? beliau itu adalah seorang pejuang, beliau itu adalah seorang Kiyai, beliau itu adalah seorang pemimpin pesantren. Beliau arahkan anak-anak santrinya untuk berjuang menegakkan kebenaran di bumi pertiwi ini,” kata Ustaz Adi Hidayat dalam video itu.
“Saya mau katakan bahwa kalau disebutkan Thomas, orang tidak ingat bahwa orang ini dekat dengan Allah SWT, orang ini berasal dari pesantren. Makanya dibuang kemudian nama-nama itu persis seperti orang Barat dulu pernah melakukannya. Ibnu Sina diganti Avicenna, Ibnu Rusyd diganti Averroes, dan lain sebagainya,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
