Terkini.id, Jakarta – Paranormal kondang, Denny Darko ikut menerawang pelaku pembunuhan di Subang yang menewaskan ibu dan anak, Tuti Suhartini-Amalia Mustika.
Denny Darko lewat videonya yang tayang di kanal YouTube pribadinya, Rabu 8 September 2021, awalnya menilai kedua korban pembunuhan di Subang itu memang tewas mengenaskan.
Saat ditemukan, kata Denny, jasad korban terlihat terbujur kaki dari dalam bagasi Alphard hitam milik korban Tuti.
Hal yang paling memprihatinkan, menurut Denny, jasad kedua korban lalu ditumpuk oleh pelaku.
Berdasarkan hasil pembacaan kartu tarotnya, Denny juga menyebut memang tak ada barang berharga yang hilang diambil oleh pelaku.
- Usai Tiga Bulan Penyelidikan, Pelaku Kasus Pembunuhan Subang Akhirnya Ditemukan
- Buntut Rusak TKP, Pengacara Yosep Desak Polisi Tetapkan Danu Jadi Tersangka
- Soal Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Periksa 3 Kakak Korban Tuti
- Yosef Kerap Pegang Perut Usai Pembunuhan Subang, Pakar: Diduga Kesakitan Gegara Dihantam Amel
- Handphone Amalia yang Sempat Ditelepon Yosef Dicari Warga, Pembunuhan Subang Bakal Terkuak?
Ia kemudian mengungkapkan bahwa kasus pembunuhan di Subang berdasarkan hasil terawangannya bermotif pembunuhan, di mana pelaku ternyata orang yang dikenal oleh korban.
“Kemarin itu kepolisian berusaha menemukan dan memang agak rumit karena polisi mengetahui bahwa ini adalah sebuah hal yang dilakukan oleh seseorang yang memang sudah memikirkan semua,” tutur Denny Darko.
Denny pun meluruskan anggapan banyak orang yang menyebut bahwa pembunuhan di Subang itu berlatar belakang motif ekonomi.
Menurutnya, anggapan itu salah karena ada motif kuat yang melatarbelakangi kasus tersebut yakni dendam kesumat.
“Jelas bukan satu kejahatan bermotif ekonomi. Ini adalah salah satu yang lebih sifatnya dendam yang tersimpan dan lalu diluapkan dengan cara yang keji,” ungkapnya.
Sumber: Hops.id
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
