“Sebetulnya masih banyak orang yang tidak paham. Oleh karena itu, itulah sehingga kita ulang-ulang. Bagaimana supaya dipahami oleh umat bahwa upaya ini bukan upaya untuk mempertajam perbedaan, tetapi justru Muhammadiyah berusaha bagaimana supaya perbedaan itu menjadi persatuan umat,” katanya.
Ia juga mengaitkan KHGT dengan refleksi intelektual yang telah lama berkembang. Menurutnya, sejak disertasinya pada 2007, ia telah sampai pada kesimpulan bahwa jika umat Islam ingin bersatu, maka harus ada kalender bersama dan penggunaan matlak global.
“Kalau kita mau bersatu harus ada kalender. Yang kedua harus kita gunakan matlak global,” ujarnya.
Hilal di Makassar Belum Penuhi Kriteria MABIMS
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Hisab Rukyat (BHR) Sulawesi Selatan, Abbas Fadil, menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan astronomi, tinggi hilal di Makassar saat matahari terbenam berada di kisaran sekitar 1 hingga 2 derajat.
- Syariah First Jadi Strategi Bank Sulselbar, Raih Excellence in Sharia Regional Banking Growth
- Bank Sulselbar Raih Prominent Awards 2026, Perkuat Perbankan Syariah Regional
- Dari Ruang Kelas ke Dunia Kerja, Astra Motor School Siapkan Siswa SMK Menjawab Kebutuhan Industri
- Bina 98 SMK di 4 Wilayah, Asmo Sulsel Kembangkan Astra Motor School
- SMAN 21 Bandung Juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java
Angka itu masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan Menteri Agama bersama negara-negara anggota MABIMS, yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
“Dengan kondisi ini, secara hisab imkanur rukyat belum terpenuhi, sehingga awal Syawal berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Namun, keputusan final tetap menunggu sidang isbat,” kata Abbas.
Ia menambahkan, peluang terlihatnya hilal masih mungkin terjadi di wilayah paling barat Indonesia seperti Aceh, meskipun belum sepenuhnya memenuhi kriteria.
Penjelasan serupa disampaikan Plt Kepala Balai
Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Nasrul Adil. Menurutnya, hasil perhitungan ilmiah menunjukkan tinggi hilal di Sulawesi Selatan berkisar antara 1,3 hingga 1,5 derajat dengan elongasi sekitar 5 derajat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
