Terkini.id, Jakarta – Demi meningkatkan produktivitas Ketua Umum Komnas Pengendalian Tembakau Hasbullah Thabrany, mengingatkan pengendalian konsumsi tembakau kepada masyarakat.
Hasbullah menjelaskan, secara perlahan-lahan perlu dilakukan pengendalian rokok agar masyarakat dapat hidup sehat dan produktif.
Orang-orang seringkali salah memahami komnas melarang orang merokok atau melarang industri mengendalikan konsumsi tembakau.
“Karena dari segi ilmu kedokteran, tidak ada yang bisa membantah lagi bahwa tembakau isinya nikotin adalah zat adiktif, mempunyai dampak besar terhadap berbagai kondisi kesehatan tubuh kita,” kata Hasbullah.
“Tubuh kita merupakan sumber utama untuk produktivitas, maka segala macam gangguan tubuh menjadi gangguan produktivitas, itu kalau mau pikir secara luas,” tambahnya dalam webinar “Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2022” yang digelar oleh Visi Integritas Rabu, 1 Juni 2022 dikutip dari tribunnews.com.
- Berubah! RSUD menjadi Rumah Sehat oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
- Oknum Dosen Sodomi Mahasiswa, Tersangka Langsung Ditahan!
- Membongkar Praktik Korupsi di BUMN, Kolaborasi Erick Thohir dan Kejaksaan Perlu Dilanjut!
- Pilpres 2024, Partai Gerindra Bakal Pastikan Prabowo Maju!
- Perihal LGBT? Ini Tanggapan Wapres Ma'ruf Amin!
Selain dari keterampilan, keahlian, dan pengetahuan. Tingkat kesehatan seseorang sangat mempengaruhi produktivitas. Konsumsi tembakau yang belebihan dan jangka panjang akan semakin dampak buruk pada kesehatan, tambahnya.
“Kalau pengetahuannya bagus, kesehatannya jelek ya tidak bisa bekerja. Itu yang ingin kami (Komnas Pengendalian Tembakau) terus ingatkan kepada berbagai pihak,” ucap Hasbullah.
Secara perlahan efek buruk rokok terhadap kesehatan masyarakat bahkan akan baru terasa setelah puluhan tahun. Terlebih lagi, Hasbullah menuturkan sebagian besar konsumen berada di rentang usia 15-19 tahun.
Meski demikian, Hasbullah mengatakan dalam ini pemerintah ternyata memiliki komitmen yang bisa dikatakan sudah bagus.
“Puluhan tahun baru kelihatan dampaknya. Jadi, tidak bisa mudah dilihat kebanyakan manusia, karena sifat pikirannya jangka pendek,” pungkas Hasbullah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
