Upayakan Zero Putus Sekolah, Kadisdikbud Jeneponto Kawal Proses Pelaksanaan PPDB

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Jeneponto Nur Alam Basir saat dikonfirmasi terkini.id, Rabu, 17 Juli 2019/Syarief

Terkini.id, Jeneponto – Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Jeneponto Nur Alam Basir berupaya di tahun 2019 tidak ada lagi anak lulusan SD tidak lanjut ke SMP.

Untuk itu Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Jeneponto mengawal ketat Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2019 dijenjang SD dan SMP yang ada di Kabupaten Jeneponto.

“Dari pengalaman kita dalam mengawal proses pelaksanaan PPDB baru-baru ini, saya memantau proses PPDB di semua jenjang pendidikan SD dan SMP. Pelaksanaan PPDB berjalan dengan baik, memang sistem zonasi kita masih manual, kita berharap ke depan sistemnya sudah online (sistem aplikasi),” kata Kadisdikbud Jeneponto Nur Alam Basir kepada terkini.id. Rabu 17 Juli 2019.

Nur Alam Basir Basir menaruh harapan pada Tahun ajaran 2019-2020 tidak ada lagi anak putus sekolah.

“Kita berharap tidak ada lulusa SD yang tidak tertampung di SMP, itu yang paling saya jaga. Karena kita mau zero putus sekolah, tidak boleh ada anak yang lulus SD tidak lanjut SMP. Alhamdulillah, semua yang lulus SD tertampung di SMP ,” jelasnya.

Namun untuk lulusan SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, Nur Alam Basir mengaku bahwa itu bukan wilayahnya.

“Untuk Lulusan SMP yang tidak tertampung di SMA itu mohon maaf, karena itu bukan wilayahku. Ini yang jadi masalah kita sekarang, orang Bangkala Barat mau lanjut SMA dimana, tidak ada SMA dalam zonanya, orang Tarowang lulus SMP tapi tidak tahu mau lanjut SMA dimana, tidak ada SMA dalam zonanya. Mau ke Binamu dan Bantaeng bukan zonanya, itulah yang kami sayangkan,” ungkap Nur Alam Basir.

Sistem zonasi yang dilaksanakan dalam proses PPDB tingkat SD, SMP, SMA, bagi sebagian orang tua dan siswa sangat menguntungkan tapi bagi orang tua lain zonasi membuat orang tua harus berupaya lebih untuk mendapatkan sekolah yang terbaik untuk anaknya.