Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengaku tidak merasakan gejala apapun setelah disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Makkasau.
“Tidak ada rasa sama sekali,” kata Rudy usai menjalani disuntik, Kamis, 14 Januari 2021.
Rudy pun mengajak warga Kota Makassar untuk menerima vaksin Covid-19. Selain itu, mengimbau agar tak perlu khawatir perihal efektifitas vaksin tersebut.
“Saya mengajak untuk memandang bahwa vaksin ini adalah hal yang positif. Yakin saja bahwa kita (pemerintah) tidak mungkin mencelakakan masyakarat,” ungkapnya.
Proses vaksinasi Covid-19 melalui beberapa tahap. Pertama, penerima vaksin melakukan registrasi untuk pendataan.
- Dokter Dewi Setiawati: Orang Tua Harus Jadi Tempat Pulang Anak, Bukan Sekadar Pengirim Uang
- Toyota Kuasai 36 Persen Pasar Otomotif Sulawesi hingga April 2026
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Jurnalis Media Online Jadi Korban Penganiayaan Brutal dan Ancaman Pembunuhan di Takalar
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Pra Sejahtera di Bitung
Selanjutnya, menjalani self skrining. Tahap ini sebagai proses penyaringan apakah kandidat memenuhi syarat menjalani vaksinasi.
Jika masuk dalam kriteria, kandidat pun bakal disuntik vaksin Sinovac. Setelah itu, evaluasi dilakukan di ruang observasi untuk melihat reaksi dari vaksin tersebut selama 30 menit.
Di tingkat Kota Makassar, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menjadi penerima pertama disuntik vaksin Covid-19 ini. Ia pun telah melewati keempat tahap tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
