Usai Penusukan Wiranto, Dua Oknum Polwan Diduga Terlibat Jaringan Teroris

Terkini.id, Jakarta – Dua oknum Polwan masuk dalam daftar 36 terduga teroris yang ditangkap usai kejadian penusukan Wiranto pada 10 Oktober 2019, lalu.

Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, di Jakarta Selatan.

“Jadi rekan-rekan pasca-ditangkapnya Abu Rara di Pandeglang, 36 orang kami tangkap. Termasuk 2 Polwan,” kata Iqbal, seperti dilansir dari Okezone, Rabu, 16 Oktober 2019.

Baca Juga: Jadi Korban Aksi Penyerangan, Wiranto Dapat Kompensasi Puluhan Juta Rupiah

Dari informasi yang diperoleh Polri, kedua Polwan tersebut ditangkap di wilayah Yogyakarta.

Kendati demikian, Iqbal enggan membeberkan identitas kedua polisi wanita ini.

Baca Juga: Tok, Abu Rara Penyerang Wiranto Divonis 12 Tahun Penjara

Polri, lanjut Iqbal, juga akan melakukan tindakan tegas terhadap dua oknum Polwan tersebut.

Jika keduanya terbukti terlibat jaringan teroris, maka pihaknya tidak akan segan memberi sanksi berupa pemecatan dari institusi kepolisian.

“Bisa kami bina, tapi bisa kami pecat. Bukan untuk aksi terorisnya, karena di negara kita aksi terorisme di peradilan walaupun dia teroris kami selesaikan di peradilan,” ujar Iqbal.

Baca Juga: Terdakwa Kasus Penyerangan Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara

“Kami sangat hebat criminal justice sistem di negara kita. Azas praduga tak bersalah tetap kami usung. Mereka akan dipecat atas pelanggaran disiplin dan kode etik kepolisian,” pungkasnya.

Bagikan