“Jangan tunggu menyebar baru ambil tindakan. Mumpung baru di satu benua, segera dibicarakan kebijakan nya dengan diplomat-diplomat terkait dan semua pihak berwenang. Kalau memang mau menutup akses dari negara asal virus, tutup rapat. Kalo tidak memungkinkan menutup rapat, buat syarat dan ketentuan yang tegas tanpa pengecualian,” tambahnya.
Pendapat tak jauh berbeda datang dari Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati yang mengatakan pemerintah untuk tak mengambil risiko. Pembatasan terhadap kedatangan dari Afrika harus dilakukan.
“Lakukan pembatasan terhadap kedatangan dari Afrika, baik langsung maupun tidak langsung. Pertimbangkan lagi untuk mengembalikan lama karantina dari luar menjadi 8 hari (saat ini 3 hari),” ucap Mufidayati.
Mufidayati pengawasan yang ketat untuk kedatangan dari Eropa juga harus diperketat. Selain itu testing dan tracing harus masif.
Tentang Varian B.1.1.529
- Menkes Bawa Kabar Baik Dari Varian BA.4 dan BA.5, Simak Lengkap Penjelasannya
- Kasus Omicron di Indonesia Tembus Angka 1000, Dua Pasien Meninggal Dunia! Mantan Direktur WHO Buka Suara
- Kemunculan 'Delmicron' Tuai Tanda Tanya: Varian Virus Baru atau Mutasi?
- Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia Bantah Adanya Virus Varian Baru : Delmicron Bukanlah Varian Baru Dari Virus Corona
- Antisipasi Varian Baru Omicron, Satgas Sulsel Pantau Pergerakan Covid-19
Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan varian baru jenis B.1.1.529 memiliki protein yang berbeda dengan virus corona sebelumnya, yang menjadi dasar pembuatan vaksin Covid-19 saat ini.
Dikatakan mutasi yang ada dalam varian ini akan membuat virusnya tidak bisa dikekang dengan respon antibodi dari vaksin atau juga kekebalan tubuh bagi yang pernah divaksinasi. Menurut UKHSA, mutasi yang ada juga membuat varian ini lebih cepat menyebar.
Para pejabat menggambarkan varian tersebut memiliki kemampuan mutasi dua kali lebih besar dibandingkan varian Delta dan bisa menjadi salah satu yang paling buruk.
“Yang kita ketahui adalah tingginya angka mutasi, kemungkinan dua kali lebih tinggi dari apa yang kita lihat pada varian Delta,” kata Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid.
Didesak Tutup Pintu dari Afsel
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Kemenkes segera melakukan penelitian, mencari informasi dan data yang akurat tentang varian Corona B.1.1.529. Selain itu, Pemerintah juga didesak segera membatasi perjalanan terhadap Afrika Selatan.
“Saya pikir hal ini penting untuk dilakukan sebagai upaya tindakan pencegahan, mitigasi dan melindungi rakyat Indonesia dari varian virus baru COVID-19,” kata Dasco kepada wartawan, Jumat, 26 November 2021.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini mengatakan, informasi yang ia terima, varian baru ini dapat bermutasi dua kali lipat lebih banyak dari pada jumlah mutasi pada varian Delta.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
