Terkini.id, Jakarta – Saat ini, sudah ada lima atlet kontigen DKI Jakarta di PON Papua terpapar Covid-19.
Adanya kasus tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta curiga ada varian baru Corona.
Dilansir dari Detikcom, Koordinator dokter atlet DKI, dr Junaidi menjelaskan awal mulanya atlet di PON mulai terpapar.
Ia menyebutkan ada atlet daerah lain juga yang terpapar Corona. Namun dia belum memastikan dari mana para atlet bisa terpapar.
“Ini mereka ini, ada beberapa atlet lain dari daerah lain juga yang terpapar juga. Tapi Dinas Kesehatan Papua masih bingung, dari mana mereka terpaparnya,” kata Kabid Kesehatan Kontingen DKI, dr Junaidi kepada wartawan, dikutip dari Detikcom, Selasa, 5 Oktober 2021.
- Menkes Bawa Kabar Baik Dari Varian BA.4 dan BA.5, Simak Lengkap Penjelasannya
- Kasus Omicron di Indonesia Tembus Angka 1000, Dua Pasien Meninggal Dunia! Mantan Direktur WHO Buka Suara
- Kemunculan 'Delmicron' Tuai Tanda Tanya: Varian Virus Baru atau Mutasi?
- Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia Bantah Adanya Virus Varian Baru : Delmicron Bukanlah Varian Baru Dari Virus Corona
- Antisipasi Varian Baru Omicron, Satgas Sulsel Pantau Pergerakan Covid-19
Dia menilai, atlet dari DKI Jakarta ini sudah lama di Papua, jadi kemungkinan tidak terbawa dari Jakarta. Pihaknya masih menjadi jejak perjalan dari atlet yang terpapar ini.
Junaidi curiga ada Corona varian baru di Papua. Hal itu lantaran ditemukan atlet dari provinsi lain yang CT value-nya sangat rendah.
“Jadi kita di Papua curiga, termasuk Dinas Kesehatan Papua juga, ada varian baru yang ada di sini, karena melihat dari CT yang terendah. CT valuenya kecil sekali ada yang 5 koma sekian, tapi itu atlet daerah lain. Atlet DKI masih ada 20-an lah (CT value-nya). Ada beberapa atlet CT value belasan, bahkan 5. Kita curiga ada varian baru takutnya,” ujarnya.
Kata Junaidi, tiga atlet DKI yang terpapar Corona ada di Timika, sementara dua lainnya di Jayapura.
Kelimanya berasal dari cabang olahraga yang berbeda. Mereka kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah sakit.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
