Terkini.id, Jakarta – Media sosial belum lama ini dihebohkan dengan aksi seorang Satpam yang mengusir pria penjual parfum yang berjualan di kantor tempat ia bekerja.
Dilihat dari video yang beredar, tampak satpam yang belum diketahui identitasnya ini mengusir pria paruh baya tersebut dengan cara kasar.
Bahkan, ia terlihat menendang tas yang berisi jualan parfum bapak tersebut.
Pria penjual parfum itu juga terlihat berusaha menahan emosi satpam ini. Hal itu dilihat dari gerakan tubuh si bapak.

Video itupun sontak menuai reaksi dari netizen. Banyak diantara mereka yang menyesalkan cara satpam itu mengusir si bapak penjual parfum.
- Satpam Komplek Sebut Penyebab Decorder CCTV Diganti Usai Insiden Penembakan di Rumah Ferdy Sambo: Habis Kesamber Petir, Makanya Diganti
- Viral, Ibu-Ibu Bentak Satpam Protes Pengunjung Bawa Anjing Saat Belanja, Abu Janda: Mabok Agama!
- Anggota Komisi III DPR Minta Polri Tidak Buru-buru Gonta-ganti Warna Seragam Satpam
- Kerap Membuat Masyarakat Bingung, Seragam Satpam Akan Diubah
- Polri akan Pamerkan Seragam Baru Satpam pada HUT Satpam yang ke-41
Menurut netizen, banyak cara lain yang bisa dilakukan jika satpam itu ingin melarang si bapak tersebut berjualan. Namun, tidak dengan cara kekerasan.
Dalam video berdurasi 27 detik itu, tampak si bapak mengenakan pakaian baju koko dan kopiah putih.
Usai video itu viral, kini beredar video permintaan maaf si satpam terhadap masyarakat.

Dalam video klarifikasinya, tampak satpam tersebut memohon maaf kepada masyarakat atas apa yang ia lakukan kepada si bapak penjual parfum.
“Saya meminta maaf dan memohon ampun kepada masyarakat,” kata si satpam seperti dilihat dari video permintaan maafnya yang beredar pada Minggu, 23 Februari 2020.
Dalam video itu, ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut di kemudian hari.
“Saya berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan saya itu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
