Terkini.id – Di media Twitter sedang viral sebuah video yang menunjukkan aparat yang tengah mengamankan seseorang yang hendak membuat keributan. Di video tersebut, terlihat dua orang aparat yang mencoba mengamankan korban. Mereka merebahkan korban tersebut dan salah satu aparat menginjak kepala dari korban.
Video itu di unggah oleh akun @victorcmambor pada Selasa (27/7/2021) pukul 17:57. “Kejadian di Merauke. Aparat keamanan tidak tau malu, arogan dan rasis” tulis @victorcmambor dalam keterangannya

Video tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak yang menyayangkan tindakan ‘menginjak kepala’ yang dilakukan oleh aparat.
“B*******, itu orangnya difabel loh. Apapun masalahnya tidak ada alasan aparat menginjak kepala manusia! Kurang ajar. Semoga ada keadilan disana.” Cuit @zalkad
- Ternyata Ini 7 Makanan yang Bisa Meningkatkan Tekanan Darah, Yuk Disimak
- Lima Manfaat Senam Irama yang Baik untuk Kesehatan Tubuh, Nih Simak Ulasannya
- Momentum Penarikan Mahasiswa PPL Jurusan Jurnalistik UIN Alauddin di Makassar Terkini
- Sering Meminum Kopi? Perhatikan 4 Dampaknya
- Berikut 7 Cara Atasi Rambut Kering dan Mengembang, Simak Selengkapnya
Didalam video, korban awalnya mengamuk dan melepaskan pakaiannya. Seseorang hendak memisahkan sebelum datangnya para aparat.
Dari video tersebut, diketahui bahwa korban dalam video adalah seorang difabel yang tidak bisa berbicara dengan baik.
Klarifikasi dari TNI AU yang dikutip dari CNN Indonesia. Marsma Indan Gilang Buldansyah sebagai Kepala Dinas Penerangan AU (Kadispenau), membenarkan kejadian itu.
“Betul kejadiannya, kemarin siang di Merauke,” tegas Indan.
Indan menyampaikan, TNI AU menyesalkan tindakan anggotanya. Ia juga menambahkan bahwa saat ini oknum personel POM AU yang ada dalam video telah ditahan POM AU Lanud J.A Dimara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
