Viral Oknum Polisi Pukuli Siswa STM, Diduga Hendak Ikut Demo Omnibus Law

Tangkapan layar video viral oknum polisi pukuli siswa STM yang diduga hendak ikut demo Omnibus Law. (Foto: Twitter Lalalulaamalia)

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan seorang oknum polisi memukuli siswa STM yang diduga hendak ikut demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh pengguna Twitter dengan nama akun Lalalulaamalia pada Rabu, 7 Oktober 2020.

“Janggaan dipukulll. #MahasiswaBergerak #STMMELAWAN,” tulis Lalalulaamalia.

Dalam video itu terlihat oknum polisi tersebut memukuli seorang siswa STM itu dengan menggunakan rotan.

Remaja siswa STM tersebut sempat melarikan diri, namun dikejar oleh oknum polisi itu.

Menarik untuk Anda:

“Woi jangan dipukul, woi jangan dipukul,” teriak seorang pria dalam video tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah menangkap 39 orang yang hendak mengikuti demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di DPR, Senayan.

Yusri menyebut 39 orang yang diamankan itu terindikasi sebagai pelajar SMA, STM, hingga pengangguran.

“Hari ini memang kita mengamankan 39 orang, yang sekarang masih kami data,” kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu, 7 Oktober 2020.

Yusri mengklaim puluhan orang yang ditangkap ini tak terkait dengan kelompok yang akan aksi tolak Omnibus Law.

Ia menyebut mereka datang hendak mengikuti demo karena mendapat undangan yang tersebar di media sosial.

“Ini di luar semua, keterangan awal mereka mendapatkan undangan melalui medsos dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab melalui medsos untuk mengundang mereka untuk melakukan acara demostrasi di depan DPR,” ujar Yusri.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tengku Zulkarnain Ubah Bio di Medsos: Orang Main Seruduk, Itu Tandanya Kalap

Soal Kerumunan Rizieq Shihab, Abu Janda: Negara Jangan Kalah Sama Preman Bergamis Sorban

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar