Visi Misi Prabowo-Sandi Berubah Jelang Debat, Ada Apa?

Prabowo
Capres RI, Prabowo Subianto, menghadiri pengundian nomor urut di KPU. (foto: indonesiaraya.co.id)

Terkini.id, Jakarta — Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno melakukan perubahan atas visi misi sepekan jelang gelar debat perdana capres dan cawapres.

Hal itu diakui Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahnil berdalih, perubahan hanya pada segi estetika kata. Tak ada perubahan signifikan. Sebatas “agar lebih eye catching,” katanya.

“Ya kebutuhan publik agar mudah dibaca dan kebutuhan estetika saja,” kata Dahnil, Jumat 11 Januari 2018.

Sejurus kemudian, Tim Koalisi Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menyambar dengan sindir dan kritik. Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily mengatakan perubahan visi-misi Prabowo-Sandiaga sangat signifikan. Bisa dibilang dirombak total.

“Yang mereka lakukan adalah merombak total visi misi lama dengan cara menjiplak,” kata Ace seperti dilansir cnnindonesia.com.

Menurutnya, hal itu terlihat ketika 116 dari 238 agenda aksi atau sekitar 48,74 persen adalah agenda aksi yang baru sama sekali.

“Sisanya adalah editing bahasa, sehingga bahasa yang sebelumnya amburadul, dipoles lagi agar lebih terlihat canggih,” kata dia.

Sejumlah pihak menilai, secara psikologi politik, perubahan atas visi-misi bisa jadi sangat krusial dalam turun naik elektabilitas paslon Pilpres.

Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indria Samego menilai revisi atas visi-misi yang disetorkan ke KPU pada Rabu (9/1), menunjukkan rendahnya kreativitas ‘tim dapur’ Prabowo Sandi.

“Jika memang ada perubahan visi-misi yang cukup banyak, sangat besar kemungkinan itu terjadi karena mereka (BPN) berbenah setelah membandingkan visi-misi mereka terdahulu dengan milik kubu Jokowi-Ma’ruf,” kata Indria Samego kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon.

Kendati demikian, dalam kontestasi elektoral pada umumnya, perubahan atas visi-misi biasa terjadi. Apalagi, kata Indria, waktu menuju Pilpres 2019 masih cukup panjang. “Sangat wajar,” kata Indria menegaskan.

Indria juga menyoroti polemik tudingan yang dilempar kubu Jokowi bahwa visi-misi baru kubu 02 menjiplak dari apa yang telah dibuat oleh petahana. Menurutnya, jika ini memang benar demikian, sekali lagi, kreativitas kubu Prabowo-Sandi sungguh dapat diukur.

“Kalau Anda pelajari, dalam dunia akademis misalnya, gelar doktor pun bisa langsung dicabut jika terbukti plagiat,” tegasnya.

Indria memberi catatan, perubahan visi misi ini tidak akan berdampak signifikan terhadap jumlah pemilih, asalkan kubu Prabowo mampu menjaga kabar ini tidak viral dan meluas. “Bergantung input dari medsos,” ujarnya.

Sementara itu, peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloma menilai apa yang dilakukan kubu Prabowo-Sandi fatal. Langkah perubahan atas visi-misi Prabowo-Sandi akan dinilai masyarakat sebagai bentuk ketidakseriusan paslon beserta tim pemenangannya maju sebagai calon presiden.

“Visi-misi adalah hal esensial dalam pemilu. Namun jika calon tidak konsisten dengan visi misinya, publik menilai kandidat tidak punya kemantapan, juga solusi dan gagasan,” kata Ikrama, Jumat 11 Januari 2018.

Apalagi, kata Ikrama, kubu Prabowo-Sandi diketahui sempat dikabarkan mengusulkan untuk tidak mengikuti debat. Situasi ini akan menambah ragu publik pada kemampuan calon yang akan dipilihnya.

“Visi misi adalah jalan untuk menarik pemilih, kalau begini langkah Prabowo tentu tidak menguntungkan mereka,” ujarnya.

Ikrama juga menyoroti pernyataan Dahnil Anzar yang menyebut perbaikan visi-misi hanya lebih untuk mempertimbangkan unsur estetika. Menurutnya, visi-misi adalah rohnya kampanye. Visi-misi, juga menggambarkan orientasi kandidat.

“Visi-misi bukan gimik politik. Bukan lipstik. itu vital,” tegasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Selamat Jalan Mr Crack

DI dunia yang dihuni tujuh miliar penduduk, ada segelintir orang -- mungkin tak sampai selusin -- yang disebut dengan jenaka sebagai gipsy aeronautics. Orang-orang
Opini

Joshua Wong, Tokoh Utama Demo Hong Kong

IA ditangkap. Ia dibebaskan. Ia dilarang pergi ke luar negeri. Ia diizinkan pergi.Itulah hebatnya hukum di Hongkong. Peninggalan Inggris.Joshua adalah salah satu tokoh utama
Opini

Tentang Perlindungan Anak

INI kejadian tahun 2010. Sorang anak kecil datang menghampiri saya dan menawarkan payung untuk saya bisa menerobos hujan keluar dari stasiun BusWay. Saya tersenyum
Opini

Pemerintahan Yang Berubah

PERNAHKAH kita menyelami bahwa keberadaan pemerintah tidak lain dimaksudkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Namun, seringkali kita meragukan bahwa penyelenggaraan pemerintahan telah berjalan dengan
Opini

Mengenal Kaltim Calon Ibu Kota Kita

TAHUKAH anda bahwa satu satunya lahan di Kalimantan Timur yang tidak dikuasai penambang dan HTI (Hutan Tanaman Industri) adalah Balikpapan. Merujuk salinan Dinas Energi dan
Opini

Ibu Kota Baru

SAYA tahu lokasi itu. Yang direncanakan jadi ibu kota baru Republik Indonesia itu. Yang kemarin diumumkan sendiri oleh Bapak Presiden Jokowi itu.Di Kaltim ada
Opini

Tanda-tanda Resesi

17 Agustus tahun ini.Tiga hari sebelumnya.Jam 6 pagi waktu New York.Itulah hari pertama kurva terbalik: yield bond jangka panjang lebih rendah dari yield bond
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka