Terkini.id, Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia, yakni WHO, menyatakan wabah virus corona sebagai darurat kesehatan global. Hal itu lantaran wabah terus menyebar ke sejumlah negara di luar China.
“Alasan utama penyataan ini bukanlah apa yang terjadi di China, tetapi apa yang terjadi di negara lain,” terang Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip dari bbc.
WHO mengkhawatirkan wabah virus mematikan itu dapat menyebar ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah.
Korban meninggal akibat terpapar virus corona saat ini telah mencapai 170 orang di China
WHO mengatakan ada 98 kasus di 18 negara di luar negara itu, tetapi sejauh ini tidak ada kematian.
- RSIA Pertiwi Makassar Jadi Perhatian WHO dalam APEC Health Workshop
- Menjaga Kesehatan Mental di Dunia Kerja: Tips dan Strategi
- Sejumlah Negara Perketat Pintu Masuk Untuk Turis Dari China
- Soroti Dampak Perubahan Iklim, Jokowi: Akan Ada 13 Juta Orang Kelaparan
- Waspada! Cacar Monyet Melanda Negara Tetangga Indonesia
WHO mengatakan ada 98 kasus di 18 negara di luar negara itu, tetapi sejauh ini tidak ada kematian.
Sebagian besar kasus tersebut muncul pada orang yang melakukan perjalanan dari kota Wuhan di Cina, wilayah yang diyakini sebagai pusat penyebaran virus mematikan tersebut.
Akan tetapi, ada delapan kasus infeksi antar manusia – di Jerman, Jepang, Vietnam, dan Amerika Serikat.
Tedros, dalam jumpa pers di Jenewa, menggambarkan virus sebagai “wabah yang belum pernah terjadi sebelumnya” dan bersinggungan dengan “respons yang belum pernah terjadi sebelumnya”.
Dia memuji “tindakan luar biasa” yang telah diambil otoritas China untuk mencegah penyebarannya itu.
“Biar saya perjelas, pernyataan ini bukanlah suara bahwa kami tidak percaya apa yang sudah dilakukan di China,” tambah dia lagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
