Tanggapi Pernyataan Risma, Natalius Pigai: Wajar OPM Bunuh Orang Jawa

Tanggapi Pernyataan Risma, Natalius Pigai: Wajar OPM Bunuh Orang Jawa

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Aktivis HAM, Natalius Pigai menanggapi pernyataan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau akrab disapa Risma yang mengaku akan memindahkan ASN tak becus ke Papua.

Lewat keterangan resminya, Natalius Pigai menilai pernyataan Mensos Risma tersebut seolah-olah merendahkan Papua.

Bahkan, menurut Pigai, kalimat Risma yang dinilai bernada rasis itu membuat sebagian masyarakat Papua marah.

Maka dari itu, Pigai menilai wajar apabila Organisasi Papua Merdeka (OPM) sangat membenci orang Jawa bahkan sangat ingin membunuh mereka.

“Harap maklum kalau orang Papua benci suku orang Jawa sampai OPM ancam bunuh orang Jawa di Papua,” ujar Natalius Pigai, Kamis 15 Juli 2021 seperti dikutip dari Genpi.co.

Baca Juga

Pigai juga menilai, hingga saat ini pemerintahan Jokowi terkesan diam menghadapi fenomena rasisme di Indonesia.

“Sementara Jokowi selalu diam atau dia juga pendukung rasisme? Konflik di Papua itu konflik rasialisme dan itu sudah lama dipelihara kekuasaan di Jawa,” tuturnya.

Dengan adanya pernyataan Mensos Risma tersebut, kata Pigai, dirinya semakin yakin bahwa kabinet pemerintahan Jokowi memang berideologi rasis dan apartheid terhadap masyarakat Papua.

“Ideologi mereka adalah ideologi kebencian dan rasialisme dan aparteit. Lihat saja kabinet Jokowi Putra Papua tidak ada, Itu Rasis dan apartheid,” tegasnya.

Mengutip Hops.id, Natalius Pigai juga menilai pemerintah saat ini lebih senang ‘merampok’ dan menghabisi kekayaan alam Papua Imbasnya, hanya orang-orang Jawa saja yang menikmati segalanya. Sementara masyarakat Papua hanya berlindung di balik penderitaan.

“Emas, perak, uranium, plutonium kau rampok terus, bikin gedung-gedung pencakar langit dilapisi emas, jembatan tanpa sungai melintasi metropolitan Jawa,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.