Terkini.id, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman diduga menyinggung warga Rampi, Kebupaten Luwu Utara.
Hal tersebut terekam dalam sebuah video ketika gubernur berpidato di hari jadi Kabupaten Luwu Timur.
Sontak, pernyataan tersebut mendapat kecaman dari warga Luwu Utara.
Diketahui, awalnya warga Rampi mengeluhkan soal pembangunan di wilayahnya yang masih sulit, khususnya infrastruktur jalan.
Sehingga, warga Rampi mengancam akan keluar dari wilayah Kabupaten Luwu Utara.
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
Keluhan tersebut pun mendapat tanggapan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
“Kenapa tidak keluar dari Indonesia,” kata Andi Sudirman Sulaiman pada saat pidato HUT Kabupaten Luwu Timur, dilansir dari Detikcom.
Pernyataan tersebut lantas menjadi viral di media sosial. Sehingga membuat warga Luwu Timur geram.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun memberikan klarifikasi terkait pidato dari sebuah video sambutan yang diduga sengaja dipotong dan disebar hingga viral di media sosial.
“Tidak seperti itu konteksnya. Hanya bercanda dan dalam rekaman utuh kemudian pak gubernur meminta kepada Bupati Lutra, berapa anggarannya karena provinsi bisa memberikan bantuan keuangan,” ujar Kabid Humas, Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sulsel, Sultan Rakib, Jumat 13 Mei 2022.
Rakib menerangkan bahwa pada saat Gubernur Sulsel membacakan sambutannya di dalam ruang rapat paripurna DPRD Luwu Timur, tidak ada sama sekali maksud yang tersirat dalam video yang viral di media sosial.
“Justru pak gubernur siap membantu melalui bantuan keuangan. Karena ini (jalan) bukan tanggung jawab atau kewenangan pemprov tapi ini kabupaten. Tapi bapak gubernur siap bantu melalui bantuan keuangan,” jelasnya.
Dalam arahan Gubernur Sulsel, kata Rakib secara jelas dikatakan bahwa akan segera mengalokasikan anggaran untuk pembukaan lahan di Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara.
“Ya walaupun kewenangan Kabupaten Luwu Utara itu, tapi komitmen gubernur tetap akan membantu. Ini sudah ditegaskan,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
