Terkini.id, Makassar – Pasangan Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi telah menyiapkan solusi ihwal keluhan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Negeri dengan sistem zonasi.
Solusi tersebut dinilai menjawab sejumlah keluhan ibu-ibu dalam kampanye tatap muka di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate.
Calon Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 1 Fatmawati Rusdi menyampaikan bahwa dirinya bersama Danny Pomanto sudah menyiapkan program untuk itu.
Hal itu, kata dia, tertuang dalam visi revolusi Sumber Daya Manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia dan bersih dari indikasi korupsi.
“Saya dan Pak Danny punya program revolusi pendidikan, semua harus sekolah. Semua anak didik, SD dan SMP, tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah. Entah itu tidak mampu atau zonasi,” ujar mantan Anggota DPR RI ini, Rabu, 4 November 2020.
- Pemberdayaan Perempuan Dimulai dari Mengenali Diri, Ini Misi Rezki Radhiya Usman sebagai Personal Power Coach
- Kontraktor Pemkab Lutim Arlan Tersangka Kasus Penipuan Rp280 Juta
- Halal Bihalal KMB Sulsel, Teguhkan Nilai "Maja Labo Dahu" di Perantauan
- Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
- Semangat Kartini, PERWANTI Gelar Donor Darah, 167 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan
Fatma menilai, persoalan zonasi adalah jumlah calon peserta anak didik tidak seimbang dengan jumlah sekolah yang tersebar di Kota Makassar.
Oleh karena itu, kata dia, ADAMA’ telah menyiapkan formula untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Salah satunya mendorong penambahan bangunan sekolah, baik SD maupun SMP. Sehingga semua bisa menikmati pendidikan.
Sebelumnya, Warga Setempat, Salma mengaku setiap tiba tahun ajaran baru, anak-anak sekolah di daerahnya kesulitan masuk sekolah negeri. Terlebih dengan adanya sistem zonasi.
“Tidak ada sekolah negeri yang masuk zonasi Kelurahan Maccini Sombala,” kata Salma.
Salma yang juga salah satu ketua RT di Kelurahan Maccini Sombala mengatakan, sebenarnya bisa saja anak-anak di wilayahnya masuk sekolah swasta. Namun, persoalannya adalah biaya yang mereka tanggung jauh lebih mahal dibanding sekolah negeri.
“Tolong diperjuangkan anak-anak di sini untuk masuk sekolah kalau Bu Fatma terpilih. Apalagi di sini juga banyak warga kurang mampu,” harap Salma.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
