Warisan Utang Jokowi Diprediksi Capai Rp10 Ribu Triliun, Said Didu: itu Terbilang Kecil

Warisan Utang Jokowi Diprediksi Capai Rp10 Ribu Triliun, Said Didu: itu Terbilang Kecil

R
Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Didik J. Rachbini mengatakan bahwa prediksi warisan utang Presiden Jokowi dinilai akan membengkak 2 kali lipat.

Selanjutnya, Didik Rachbini juga memperkirakan bahwa Jokowi akan meninggalkan utang di akhir periode sebesar Rp10 ribu triliun.

Sebab, rinciannya posisi utang pemerintah saat ini sudah mencapai angka Rp6.527,29 triliun.

Kemudian dikatakan bahwa di satu sisi, jika utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perbankan dan nonperbankan pasti akan ditanggung negara jika gagal bayar mencapai Rp2.143 triliun.

Setelah diakumulasi, total utang publik saat ini sudah mencapai Rp8.504 triliun. Sehingga di akhir periode Jokowi, utang akan terkumpul sebanyak Rp10 ribu triliun.

Lebih lanjut, Said Didu mantan Sekretaris Kementerian BUMN memprediksi bahwa warisan utang Jokowi tersebut terbilang kecil, dialnsir dari Detikcom pada Selasa 14 Desember 2021.

Sebab berdasarkan hitungannya, warisan utang yang ditinggalkan Jokowi hampir 2 kali lipat dari hitungan tersebut.

“Kalau ditambah dengan utang BUMN, perkiraan saya akan mewariskan utang sekitar Rp18 ribu Triliun hingga Rp19 ribu Triliun,” tulis Said Didu melalui akun Twitter pribadinya, Minggu 12 Desember 2021.

Selanjutnya, Said Didu mengurai bahwa utang publik, yang meliputi utang pemerintah, BUMN, dan Bank Indonesia saat ini sudah mendekati Rp13 ribu Triliun

“Atau sudah sekitar 85 persen PDB,” ungkapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.