Terkini.id, Jakarta – Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu melontarkan sinidiran kepada mantan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Profesor Henri Subiakto.
Said Didu menilai bahwa Prof Henri sendiri mengembangkan sikap anti agama dalam berpolitik.
Oleh sebab itu, ia menyindir agar Prof Henri jangan mudah menuduh orang yang menggunakan agama untuk berpolitik.
Hal ini disampaikan Said Didu melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, 1 Mei 2022 saat menanggapi cuitan Prof Henri mengenai penunggang agama.
“Orang anti agama untuk kepentingan politik dengan menuduh pihak lain juga adalah penunggang dan sekaligus penikam agama,” kata Said Didu.
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
“Jadi janganlah dengan mudah menuduh orang yang menggunakan agama untuk politik, sementara anda mengembangkan sikap anti agama dalam berpolitik,” sambungnya.
Adapun dalam cuitan yang ditanggapi Said Didu, Prof Henri menjabarkan definisi “penunggang agama” yang memang beberapa kali ia singgung.
Menurutnya, penunggang agama adalah kelompok orang-orang politik yang memakai agama sebagai alasan mendukung politik tertentu dan memusuhi sesama manusia.
Prof Henri menilai bahwa penunggang agama akan memusuhi sesama manusia walau senegara dan seagama hanya karena beda dukungan politik.
“Berkali ada yang tanya, apa itu penunggang agama? Yaitu kelompok orang-orang politik yang memakai Agama sebagai alasan mendukung politik tertentu, dan memusuhi sesama manusia, walau senegara, bahkan se-agama. Hanya karena beda dukungan politiknya. Itu wujud ketika Agama jadi identitas politik,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
