Terkini.id, Jakarta – Soal kerumunan warga di Kabupaten Humbang Hasundutan yang terjadi beberapa hari yang lalu kini berbuntut panjang.
Di mana, belum lama ini Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212 Novel Bamukmin mengdesak pihak kepolisian agar Presiden Jokowi segera ditangkap.
Menurut Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin, kerumunan massa yang ditimbulkan Jokowi saat kunjungan kerja ke Sumatera Utara itu serupa dengan alasan Habib Rizieq Shihab (HRS) dipenjara saat ini. sehingga ia mengatakan untuk tegaknya keadilan.
“Untuk tegaknya keadilan yang sudah saat rezim ini diporakporandakan maka Jokowi harus segera diproses bersama panitianya, serta semua yang terkait sebagaimana IB HRS dan semua yang terkait sudah diproses sampai saat ini mereka sudah selesai menjalani tahanan,” ujar Novel Bamukmin.
Novel bahkan menegaskan, HRS bisa dibebaskan bila Jokowi juga masih bebas atas jeratan hukum terkait kerumunan tersebut.
- Sikapi Pernyataan Habib Husin Soal KM 50, Wasekjen PA 212: Ungkapan Basi, Tidak Laku produkBuzzerRp!
- Wasekjen PA 212 Anggap Citayam Fashion Week Sebagai Pengalihan Isu Besar
- Setuju Habib Rizieq Sebut Indonesia Darurat Kebohongan, Novel Bamukmin: Hanya Pembohong yang Merasa Tersinggung
- Soal Misi Jokowi ke Russia Ukraina, PA 212: Bisa Dicurigai Punya Kepentingan Israel
- Soroti Promosi Minuman Beralkohol, Wasekjen PA 212 Sebut Umat Islam Tersinggung: Siapapun Terlibat Harus Diproses Hukum!
“Atau kalo Jokowi bebas maka IB HRS harus dibebaskan dan direhabilitasi serta diganti kerugianya baik materil maupun imateril,” ucapnya.
Novel berpendapat, kerumunan warga yang dipicu kedatangan Jokowi sudah berulang kali terjadi, padahal pengamanan sudah sangat ketat.
“Masalah Jokowi dengan kerumunan dengan berbagai alasan itu cerita lama yang sudah basi karena sudah dilakukan bertubi-tubi,” terangnya.
Lanjut “Padahal dengan pengamanan super ketat sangat bisa sekali karena kerumunan Jokowi sehebat hebatnya sekalipun masih jauhlah, tidak ada apanya dengan para pecinta IB HRS yang jutaan,” pungkas Novel.
Melihat hal itu, Politikus PDIP, Ruhut Sitompul pun menyoroti pernyataan Wasekjen Jenderal (Wasekjen) PA 212 Novel Bamukmin terkait mendesak pihak kepolisian menangkap Presiden Jokowi.
Hal tersebut disampaikan Ruhut Sitompul melalui akun media sosial Twitter-nya.
“Ini kadrun masih hidup saja ha ha ha orang pesong biasanya matinya sulit, maklum otak ya bocornya makin gede ka’cian deh MERDEKA,” ujarnya melalui akun Twitter pribadi @ruhutsitompul.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
