Waspada! Kasus Covid 19 Kembali Melonjak, Tercatat Naik 1.232 dari Hari Sebelumnya

Terkini.id, Jakarta – Kasus covid 19 kembali ‘menghantui’ Indonesia. Pengingkatan kasus covid 19 ini terjadi akibat penularan varian baru yakni Omicron.

Diketahui saat ini kasus covid varian omicron tercatat 1.745 penambahan. Kini total akumulasi Covid 19 di Indonesia sejak 2 Maret 2020 tercatat 4.275.528 kasus.

Diinformasikan pula bahwa kasus sembuh saat ini bertambah 504 sehingga totalnya 4.120.540. Sedangkan kasus meninggal bertambah. Hingga hari ini sudah 144.192 orang sudah meninggal akibat Covid-19.

Baca Juga: Hasto Kristiyanto: Prioritas PDIP Rakyat di Tengah Tantangan Global yang...

Untuk kasus aktif, pada Rabu, 19 Januari 2022 tercatat, ada 10.796 pasien atau naik 1.232 dari satu hari sebelumnya.

Selain itu suspek Covid di Indonesia ada 5.814 orang, dan spesimen yang diperiksa dalam 24 jam terakhir ada 227.860 sampel di labkes se-Indonesia dalam 24 jam terakhir. Dilansir dari Republika. Rabu, 19 Januari 2022.

Baca Juga: Abu Janda ‘Sindir’ UAS: Disini Dipuja Puja di Negeri Orang...

Dalam sepekan terakhir, penambahan kasus positif Covid-19 melampaui angka 1.000 per hari. Yaitu pada Sabtu, 15 Januari 2022 kasus harian Covid-19 tercatat 1.054 kemudian Selasa, 19 Januari 2022 kemarin tercatat 1.362.

Semenatara itu WHO melaporkan varian omicron lebih mudah menular, namun gejalanya lebih ringan.

Presiden Jokowi pun menyampaikan bahwa pasien yang terinfeksi varian ini umumnya dapat pulih tanpa harus dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Abu Janda ‘Sindir’ UAS: Disini Dipuja Puja di Negeri Orang...

Disisi lain, Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan, masyarakat untuk berhati-hati terhadap varian Omicron.

“Kita harus tetap hati-hati dengan Omnicron yang sudah terdeteksi ada di Indonesia sejak 8 Desember tahun lalu,” kata Luhut.

Menurut Luhut yang juga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, diperkirakan puncak penularan Omicron terjadi pada pekan kedua atau pekan ketiga Februari.

Namun, kata Luhut, diharapkan penularan varian ini tidak terlalu tinggi. Pengendalian Omicron tergantung pada kekompakan.

“Tergantung kita semua. Kita harus ikuti apa kata para ahli. Kita harus kompak. Pemerintah harus kompak. Rakyat harus kompak dan mau bekerja sama. Tidak perlu saling menyalahkan,” katanya.

Luhut juga mengingatkan semua pihak untuk kompak menjaga protokol kesehatan, melakukan vaksinasi lengkap, serta vaksinasi penguat untuk mengendalikan Omicron.

Menurut Luhut, kekompakan terbukti membuat Indonesia sukses mengendalikan Covid-19.

“Kita ini dikenal sebagai negara yang mampu mengendalikan Covid-19 dengan menyeimbangkan gas dan rem,” katanya.

Bagikan