Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial yang juga seorang aktivis, Permadi Arya alias Abu Janda, turut menanggapi kasus penganiayaan M Kace oleh Irjen Napoleon Bonaparte.
Terlebih sebelumnya diketahui bahwa Menag Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menekankan bahwa kekerasan yang mengatasnamakan agama tidak dapat dibenarkan.
Oleh karena itu, Abu Janda pun menyebut para Muslim yang senang dengan penganiayaan terhadap M Kece adalah Muslim radikal calon teroris.
Bukan tanpa sebab, ia menilai pemeluk Islam semestinya tidak menghalalkan kekerasan, terlebih untuk menghakimi seseorang.
“Sekarang lebih mudah membedakan yang mana muslim radikal, yang mana muslim waras,” cetusnya via Instagramnya, seperti diliihat terkini.id via Wartaekonomi pada Kamis, 23 September 2021.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Berani Taruhan Rp50 Juta, Abu Janda Yakin Prabowo Akan Kalahkan Anies Baswedan
- Lihat Anies Baswedan dan Habib Rizieq, Abu Janda Minta Umat Hindu Untuk Waspada
- Heboh Video Ganjar Pranowo 'Tidak Kenal' PSI, Abu Janda: Tega Banget Pak!
- Tak Terima Data Pribadinya Disebar, Abu Janda Singgung Rizieq dan Bahar Smith
“Muslim yang dukung Kace dianiaya itu muslim radikal calon teroris.”
Lanjutnya, ia pun mencontohkan Menag yang turut mengecam kekerasan yang dilakukan Napoleon. Nah, bagi Abu Janda, Gus Yaqut merupakan cerminan Muslim sejati.
“Muslim yang mengutuk itu (penganiayaan terhadap Kece) muslim waras,” tandas Abu Janda.
Sebelumnya, polisi mengungkap fakta menggegerkan atas kasus penganiayaan tersangka penodaan agama, Muhammad Kece alias M Kace oleh Irjen Napoleon Bonaparte, di dalam rutan.
Perlakuan yang dilakukan Jenderal Napoleon itu diungkapkan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi pada hari Minggu lalu, 19 September 2021.
Dalam pemeriksaan terungkap selain terjadi pemukulan, Napoleon juga melumuri wajah dan tubuh korban dengan kotoran manusia yang sudah dipersiapkan oleh pelaku.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
