Wow, Semarak Road To World Cleanup Day 2020 di Konawe Selatan

Konawe Selatan.Terkini.id – World Cleanup Day (WCD) adalah aksi bersih-bersih sampah terbesar di dunia. Kegiatan ini merupakan salah satu Gerakan sosial terbesar di dunia yang menggerakkan masyarakat di beberapa negara untuk membersihkan planet bumi dari sampah.

Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma) bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melaksanakan road to WCD 2020 di sekitar Air Terjun Moramo di Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan atau di sekitar kawasan Suaka Margasatwa Tanjung Peropa, Seksi Konservasi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Sulawesi Tenggara pada tanggal 10 September 2020.

Kepala P3E Sulawesi dan Maluku, Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa WCD merupakan gerakan sosial terbesar di dunia yang melibatkan banyak pihak agar planet bumi kita selalu bersih. “Kegiatan hari ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, ada Kelompok Tani Hutan, Kelompok Pecinta Alam, Kelompok Sadar Wisata, Manggala Agni serta ASN baik dari Pemda Konawe Selatan maupun UPT KLHK di Sulawesi Tenggara” ujar Darhamsyah.

Baca Juga: P3E Suma Pantau Pemenang Kompetisi Wanted Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan

Kegiatan WCD di Konawe Selatan terbilang istimewa. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh warga Konawe Selatan, tapi diikuti juga oleh undangan dari P3E se-Indonesia. “Disini hadir dari P3E Sumatera, P3E Jawa, P3E Bali dan Nusa Tenggara, P3E Kalimantan dan P3E Papua” ungkap Darhamsyah.

Dalam sambutannya lebih lanjut, Darhamsyah mengatakan untuk mencegah penularan COVID-19 setiap peserta kegiatan wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. Dengan bermasker dan menjaga jarak dapat menurunkan risiko penularan. Kita harus mematuhi protokol kesehatan agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan sehat.

Baca Juga: Perkumpulan Pensiunan Pegawai Kehutanan Indonesia Sulsel Road Show ke Balai...

“Kegiatan WCD ini juga telah disampaikan edarannya oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada para Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Sambutan Bupati Konawe Selatan H. Surunuddin Dangga pada kegiatan WCD 2020 di Konawe Selatan (Foto : Mustari Tepu).

Sementara itu Bupati Konawe Selatan H. Surunuddin Dangga, S.T., M.M ditengah kesibukannya hadir memberikan sambutan dan menyampaikan kebanggaannya atas pelaksanaan acara ini. ”Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Konawe Selatan kami menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini di daerah kami.

Konawe Selatan memiliki beberapa kawasan konservasi. “Kami memiliki obyek wisata alam yang patut dikunjungi secara terbatas. Selain Suaka Margasatwa Tanjung Peropa kami juga memiliki Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai dan Suaka Margasatwa Tanjung Amolengo dengan segala potensi dan keunikan yang dimilikinya,” ungkapnya

Baca Juga: Perkumpulan Pensiunan Pegawai Kehutanan Indonesia Sulsel Road Show ke Balai...

Tentang World Cleanup Day

Tanggal 21 September 2019 diperingati sebagai hari bersih-bersih sedunia, yang dikenal dengan sebutan World Clean up Day (WCD). WCD adalah salah satu gerakan sosial terbesar di dunia yang menggerakkan masyarakat di beberapa negara untuk membersihkan planet bumi.

Faktanya, belum banyak yang tahu tentang gerakan bersih-bersih ini, terutama di Indonesia. Lima tahun belakangan, Indonesia mulai aktif bergabung dan berkontribusi dalam gerakan WCD, dan menarik sejumlah relawan untuk bergabung serta melakukan kegiatan bersih-bersih di beberapa daerah di Indonesia.

Tahun ini, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan tema “Bersatu untuk Indonesia Bersih” yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah NKRI pada tanggal 19 September 2020. Diharapkan seluruh unsur dan para relawan dapat berpartisipasi dalam kegiatan aksi sosial terbesar akhir tahun 2020 ini.  (MT).

Bagikan