Terkini.id, Jakarta – Yahya Waloni dalam salah satu ceramahnya mengatakan bahwa cara berjuang bukanlah dengan cara melakukan terorisme, namun dengan cara meminta pemimpin untuk membela yang mayoritas.
Awalnya, ia menyampaikan bahwa melakukan terorisme bukanlah bentuk jihad atau perjuangan di jalan Allah.
“Sama dengan teroris, yang bom Abdullah, yang mati Hanafi. Apa itu Jihad? Bukan jihad, jahat,” kata Yahya dalam sebuah video yang ditayangkan di kanal youtube Termometer Islam pada 31 Januari 2021.
Menurutnya, jika ingin berjuang maka mintalah Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk membela mayoritas.
“Kalau mau berjuang begini, bilang pada Jokowi dan Pak Ma’ruf, ‘Pak Jokowi, Pak Ma’ruf, bela yang mayoritas’,” lanjutnya.
- Yahya Waloni dan Doanya yang Tembus ke Langit
- Dasad Latif: Ustaz Yahya Waloni Satu dari Sedikit Orang yang Berdakwah Jalur Nahi Munkar
- Muhammad Kece Resmi Divonis 10 Tahun Penjara, Warganet Bandingkan Dengan Yahya Waloni: Hukum di Negeri Ini Sudah Tidak Ada Artinya Lagi!
- Lagi! Megawati Sindir Pemuda Indonesia, Ustadz Yahya Waloni: Waspada! Nenek-nenek itu Biangkerok Perpecahan di Indonesia
- Berani! Pria Ini Tegas Mengatakan Jika UAS dan Yahya Waloni Bangsat
Namun, kemudian Yahya mengatakan lagi bahwa pemimpin tidak boleh memihak pada kelompok mana pun.
“Dalam memimpin, stabilkan politik dalam negara. Jangan pernah memihak kepada kelompok mana pun. Apalagi tuh Abu Jongos, Abu Sandal, Abu Sepatu itu. Itu lama sekali masuk penjara,” kata Yahya.
Abu Jongos yang disinggung Yahya mungkin adalah Abu Janda yang memang tengah tersandung kasus penistaan agama namun belum ditahan hingga kini.
Lebih lanjut lagi, Yahya Waloni mengatakan bahwa memperjuangkan atau membela Islam dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa harus mendirikan atau mengikuti suatu Organisasi.
“Kita ini bukan pengikut FPI, bukan Front Pembela Islam. Tapi di dalam jiwa kita, ada jiwa untuk membela agama Allah. Tanpa bikin organisasi FPI, kita pembelas Islam. Tanpa membuat organisasi, ormas masyarakat, kita semua pembela islam,” katanya.
Yahya Waloni juga menyinggung lagi bahwa Islam adalah agama yang paling benar dan sesam umat islam harus saling menyayangi apapun organisasinya.
“Agama ini yang paling benar, agama ini yang paling suci, agama ini yang paling sempurna. Alhamdulillah, bersyukur ibu-bapak saudara-saudaraku, kita beragama Islam,” kata Yahya.
“Sayang kepada saudara kita, apapun organisasi Islamnya. Shalat sama-sama,” imbuhnya lagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
