Terkini.id, Jakarta – Ceramah Yahya Waloni disebut kontoversial karena dalam ceramahnya banyak pernyataan-pernyataan yang disorot publik akibat tak lazim.
Yahya Waloni dalam ceramahnya pernah membagikan pengalamannya yakni menabrak anjing dengan sengaja karena ia menganggap anjing itu najis.
“Kutabrak juga seekor anjing, enggak tahu punya siapa. Dia lari pincang kakinya. Kalau kambing masih saya rem. Tapi kulihat anjing, najis, kutembak satu yang paling depan,” ujarnya, dikutip dari Hadits TV.
Habib Husein Ja’far Al-Hadar mengemukakan pendapatnya mengenai pernyataan dari Yahya Waloni ini.
Habib Ja’far menjadi bintang tamu podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier, dalam podcast ini dia mengatakan bahwa tidak ada alasan kita harus membenci anjing.
- Yahya Waloni dan Doanya yang Tembus ke Langit
- Dasad Latif: Ustaz Yahya Waloni Satu dari Sedikit Orang yang Berdakwah Jalur Nahi Munkar
- Muhammad Kece Resmi Divonis 10 Tahun Penjara, Warganet Bandingkan Dengan Yahya Waloni: Hukum di Negeri Ini Sudah Tidak Ada Artinya Lagi!
- Lagi! Megawati Sindir Pemuda Indonesia, Ustadz Yahya Waloni: Waspada! Nenek-nenek itu Biangkerok Perpecahan di Indonesia
- Berani! Pria Ini Tegas Mengatakan Jika UAS dan Yahya Waloni Bangsat
“Kenapa sih kita jadi benci anjing, kalau karena dagingnya haram, daging kita kan juga haram. Kalau soal najis, kencing kita juga najis. Karena liurnya najis, gini, liurnya anjing itu najis sudah kodratnya dari Allah,” kata Habib Ja’far, dikutip dari video kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu, 24 Februari 2021.
Habib Ja’far mengutarakan sabda Nabi yang menjelaskan ada orang yang tidak memiliki kodrat untuk najis tapi akhirnya jadi najis sebab lisannya mengucapkan hal-hal yang buruk.
“Tapi masalahnya kata Nabi, ada orang yang liurnya secara lahir bukan kodratnya najis, tapi secara makna bisa jadi najis. Najisnya lisan itu dengan berkata buruk, kata Nabi. Jadi, ini lebih parah dari anjing,” sambungnya.
Menurut Habib Husein Ja’far, perihal kodrat itu sendiri tidak boleh dihina karena datang dari Allah sendiri.
“Kodrat itu tidak boleh dihina, karena datangnya dari Allah. Ini kodratnya baik tapi digunakan untuk hal-hal buruk, berkata buruk, dan kata Nabi itu najis, itu yang paling parah justru,” ujarnya.
Bahkan, menurutnya, manusia yang buruk yang disebut anjing oleh orang lain merupakan sebuah penghinaan bagi anjing.
“Jadi sebenarnya ketika kita bilang orang yang buruk itu seperti anjing, justru itu penghinaan kepada anjing, karena anjing seburuk itu,”
Selain itu, Deddy Corbuzier juga sempat menyinggung perihal Youtuber yang dianggap kafir. Habib Ja’far pun mengatakan bahwa sebenarnya media sosial tak ada hukumnya.
“Sebenarnya gini, YouTube, media sosial itu gak ada hukumnya. Dia tergantung pemakaiannya untuk apa,” jawab Habib Ja’far.
Ia juga mengatakan jika seseorang menggunakan media sosial untuk menghujat orang lain maka itu bisa menjadi sumber dosa.
“Tapi jika digunakan untuk kebaikan maka dia menjadi sumber pahala,” tambahnya.
Habib Ja’far juga sempat bercanda mengenai kanal Youtube-nya yakni Jeda Nulis yang sengaja tidak menerima adsense.
“Kalau digunakan untuk dakwah, YouTube, seperti Jeda Nulis misalnya, jangan-jangan saya masuk surga karena jalur Jeda Nulis, jalur YouTube,” candanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
