Soal Rizieq Shihab, Yahya Waloni: Cucu Nabi kok Disakiti dan Dipenjara? Saya Malu Menyebut-nyebut Nabi Muhammad!

Soal Rizieq Shihab, Yahya Waloni: Cucu Nabi kok Disakiti dan Dipenjara? Saya Malu Menyebut-nyebut Nabi Muhammad!

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwasanya pendakwah Yahya Waloni termasuk dalam golongan yang pro terhadap Rizieq Shihab. 

Lewat ceramahnya yang tayang di kanal YouTube Laporan Harian, seperti dilihat terkini.id pada Sabtu, 20 Maret 2021, ia bahkan mengaku telah mengikuti jejak dakwah Rizieq Shihab selama empat belas tahun. 

Adapun video tersebut berjudul Yahya Waloni Ancam Jihad Jika Sidang Habib Rizieq Dizalimi.

Di sana, secara terang-terangan Yahya Waloni menyebut bahwa Rizieq Shihab adalah panutannya.

Pendakwah kontroversial itu juga mengaku bahwa jejak langkahnya saat berceramah pun mengikuti jejak Rizieq dalam berdakwah.

Baca Juga

“Habib Rizieq Shihab adalah seorang panutan kami. Saya pribadi orang yang tidak suka dengan banyak teori, besar mulut. Saya mengikuti langkah beliau selama 14 tahun. Semua jejak langkah dakwah saya adalah jejak langkah beliau,” ungkap Yahya Waloni.

Ia pun dengan tegas menyebut Rizieq Shihab sebagai lambang perjuangan suci umat Islam di Indonesia.

“Beliau adalah lambang perjuangan suci umat Islam Indonesia.”

Lalu dilansir terkini.id dari Hops.id dalam video lain yang diunggah oleh akun Twitter @kadongbaper, Yahya Waloni mengungkapkan bahwa ia memang tidaklah terlahir atau tumbuh dari keluarga muslim.

Namun, kecintaannya terhadap Nabi Muhammad dan cucunya, termasuk Habib Rizieq, tak perlu diragukan lagi. 

“Ini cucu Nabi, kok, (mendekam) di dalam penjara,” tuturnya, merujuk pada Rizieq Shihab.

“Sampai sakit itu Habib (Rizieq). Saya bukan berdarah Islam, saya bukan keturunan orang Islam, tapi saya malu menyebut-nyebut Nabi Muhammad, (dan mendengar) cucunya disakiti,” sambungnya.

“Saya bukan berdarah Islam, saya ini orang Manado. Tapi saya sudah diberi hadiah sama Allah, bini dan anak—satu keluarga—Allah kasih hidayah. Petunjuk kehidupan kekal di akhirat. Itu yang tumbuh di dalam jiwa kami untuk membela beliau (Habib Rizieq),” tegas Yahya Waloni lagi. 

Ia pun kemudian mengajak jemaahnya untuk berandai-andai tentang bagaimana seadainya mereka dikurung di ruangan kosong sendirian.

Kesepian? Hampa? Dan kebingungan? Menurutnya, itulah, yang dirasakan Rizieq Shihab saat ini.

“Tidakkah Ibu dan Bapak rasakan? Coba saja kalian berkurung di kamar sendirian, bukan penjara. Apa tidak sedih hati kita?” tanyanya kepada jemaah. 

“Mudah-mudahan Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin bisa keluarkan Habib Rizieq (dari penjara). Dia bukan perampok, dia bukan koruptor, beliau tidak pernah mengambil hak orang lain,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.