Terkini.id, Makassar – Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi menggelar pelatihan membaca dan menganalisis anggaran tingkat dasar di Hotel Ramedo.
Peserta yang ikut berpartisipasi berasal dari beberapa unsur. Antara lain mahasiswa, masyarakat umum, organisasi masyarakat sipil, serta perorangan.
Pelatihan ini dilaksanakan YASMIB Sulawesi sebagai rangkaian kegiatan Pusat Belajar Anggaran (PUSJAGA). Wadah yang dibentuk YASMIB untuk pengembangan literasi anggaran. Terlaksana sejak tanggal 20 sampai 21 Desember 2019.
“Saat ini kontrol masyarakat atas anggaran masih lemah. Sehingga diperlukan penguatan untuk menilai penggunaan anggaran pembangunan oleh pemerintah,” kata Direktur YASMIB Sulawesi Rosniaty Azis, Sabtu 21 Desember 2019.
Isu anggaran ternyata bukan hanya menarik minat bagi mahasiswa, LSM maupun umum, namun juga bagi ASN. Khusussnya dari lingkup pemerintah Kota Makassar. Peserta dari OPD Pendidikan sebanyak 4 orang.
- Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Business Plan pada UMKM Wanita Mandiri 'Ogie' - BUMDesa Ana Ogie
- Deretan Da'i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal Besok
- Meriahkan HUT ke-81 RI, Disdikbud Jeneponto Gelar Lomba Antar Bidang, Dari Joget Balon Hingga Lari Sarung
- Dinkes Sulsel Jadi Pemateri Orientasi Kader Posyandu Tentang Implementasi Pencatatan dan Pelaporan di Jeneponto
- Breaking News: Husniah Talenrang Kembali Diperiksa di Polda Sulsel
Setelah mengecek apa yang mendasari keinginan para peserta berpartisipasi dalam pelatihan ini, diantaranya karena ingin mengetahui cara membaca dan bagaimana melakukan analisis anggaran. Mengingat anggaran pembangunan adalah anggaran rakyat yang kewenangan pengelolaannya diserahkan ke pemerintah.
“Jadi masyarakat berhak mengetahui penggunaan anggaran tersebut,” ungkap Rosniaty.
Hari pertama pelatihan dimulai dengan beberapa materi antara lain filosofi anggaran serta siklus dan pengenalan dokumen perencanaan penganggaran. Selain itu juga diperkenalkan tentang anggaran daerah, sekilas juga mengenalkan tentang proses perencanaan penganggaran di desa.
Tergambar masih banyak diantara peserta yang belum mengenali semua jenis dokumen perencanaan penganggaran.
“Sementara jika ingin melakukan analisis anggaran harus didukung pengetahuan membaca dokumen dan ketersediaan dokumen itu sendiri,” ungkap Masita Syam, pelatih dalam program.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
