Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad melontarkan sindiran kepada Badan Eksekutif Seluruh Indonesia (BEM SI) yang disebut-sebut meminta Jaksa Agung dicopot.
Yusuf Muhammad menyindir bahwa sangat menyedihkan apabila BEM SI menjadi kacung maling-maling kakap yang menggarong yang rakyat.
“Presiden diminta mundur, kejagung minta dicopot, mungkin artinya bohir sudah mulai panik?” katanya melalui akun Twitter @yusuf_dumdum_ pada Sabtu, 23 Oktober 2021.
“Menyedihkan jika BEM SI menjadi kacung maling-maling kakap penggarong uang rakyat,” tambahnya.
Bersama cuitannya, Yusuf Muhammad membagikan berita berjudul “BEM SI Desak Jaksa Agung Dicopot, Pengamat: Tuntutan yang Agak Membingungkan” yang diterbitkan Jitu News.
- Anies Baswedan Ganti RSUD Jadi Rumah Sehat Untuk Jakarta, Yusuf Muhammad: Bisa Disingkat RSJ
- Dokter Tifa Sebut Anies Genggam 85 Persen Suara Muslim jika Putrinya Berjilbab, Yusuf Muhammad Sindir Begini
- Ada Penonton Tersungkur saat Pembatas Tribun JIS Roboh, Yusuf Muhammad: Gabener Firaun Selalu Saja Bawa Petaka
- Pembatas Tribun JIS Roboh, Yusuf Muhammad: Jangan-Jangan Ini Trik Supaya Bisa Keluar Anggaran Lagi?
- Yusuf Muhammad: Gubernur 212 Sudah Panik hingga Nekat Gunakan Jurus Mabuk untuk Selamatkan Diri
Yusuf Muhammad pun menilai bahwa permintaan tersebut aneh sebab Kejagung justru adalah pihak yang menyelamatkan uang negara puluhan triliun.
“Malah minta dipecat, aneh! Mungkin BEM SI lagi sakit jiwa?” katanya.
Ditelusuri oleh Terkini.id, pihak yang meminta untuk mencopot Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin adalah BEM Universitas Indonesia (UI).
Dilansir dari CNN Indonesia dan Kompas, BEM UI mendesak Presiden Joko Widodo mencopot Jaksa Agung karena dianggap gagal menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.
“Mencopot Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dari jabatannya atas dasar kegagalannya dalam melakukan penyelesaian terhadap kasus pelanggaran HAM masa lalu,” tulis BEM UI di akun media sosial mereka.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
