Ia diberi keistimewaan untuk melanjutkan studi ke kampus manapun, baik dalam maupun luar negeri, dengan biaya dari Unismuh Makassar.
Adapun Hasmayanti dan Roslinda, juga diberi beasiswa S2 di Program Pascasarjana Unismuh, dan diberi prioritas untuk diangkat menjadi dosen setelah menyelesaikan studi lanjut tersebut.
Dalam pidatonya, Rektor Dr. Abd. Rakhim Nanda menyatakan bahwa seluruh pencapaian ini adalah bagian dari Road Map Unismuh, yakni menuju Universitas Riset dan Bereputasi Internasional 2024–2028, dan mengokohkan kampus sebagai mercusuar peradaban dari timur Indonesia.
Pada fase sebelumnya, periode 2020-2024, kata Rakhim, Unismuh telah membuktikan pencapaian Kampus unggul dan bereputasi nasional dengan akreditasi Unggul dari BAN PT pada awal 2024.
Menariknya, pada fase 2024-2028, indikator menuju kampus bereputasi internasional telah terwujud dalam 10 bulan pertama sejak pelantikan rektor Unismuh pada Agustus 2024 lalu.
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Asmo Sulsel Gelar Honda Community Safety Riding Competition Regional 2026, Seleksi Wakil Menuju Tingkat Nasional
- Pimpinan 18 Perusahaan Grup Astra Makassar Perkuat Sinergi Melalui Pertemuan Rutin Bulanan
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
- Wabup Gowa Dampingi Langsung Kontingen Porsenijar PGRI Sulsel, Optimistis Raih Juara Umum
Pencapaian itu mendapat apresiasi dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX, Sekretaris Kopertais Wilayah VIII, dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel yang juga turut hadir memberi motivasi kepada para wisudawan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
