Ade Armando Sebut Pendemo Gus Yaqut ‘Kelompok Islam Radikal’: Dia Difitnah

Ade Armando Sebut Pendemo Gus Yaqut ‘Kelompok Islam Radikal’: Dia Difitnah

R
Merry Lestari
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando menyebut bahwa kelompok yang sewot dan berusaha mengusik Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat ini, merupakan barisan kelompok Islam radikal. 

Menurutnya, pandangan Gus Yaqut yang saat ini tengah menjadi sorotan publik, jelas membuat kelompok Islam radikal sewot. 

Oleh karena itu, mereka sangat getol mengecam Gus Yaqut ketika dia membuat peraturan tentang penggunaan toa masjid yang berujung pada pernyataan  yang membandingkan azan dan gonggongan anjing. 

“Sikap semacam itu jelas-jelas membuat marah banyak kubu Islam radikal. Jadi, untuk waktu yang lama sudah ada keinginan sang menteri yang diganti. Apa yang terjadi sekarang adalah momentum yang ditunggu,” ungkap Ade dikutip dari wartaeconomi.co.id, Minggu, 6 Maret 2022. 

Salah satu kelompok yang sangat mengecam keras pernyataan Gus Yaqut tersebut yakni kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212. 

Baca Juga

Sebagaimana diketahui, saat ini kelompok pimpinan Slamet Maarif itu sedang berusaha menyeret Gus Yaqut ke polisi. 

Mereka juga sempat menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap ucapan Yaqut yang dinilai menista agama Islam itu. 

Namun, Ade mengungkap, bahwa siapapun yang berani mengusik Gus Yaqut akan berurusan dengan orang – orang  Nahdlatul Ulama (NU). 

Warga NU kata NU bakal mati – matian pasang badan buat Menag Yaqut karena berbagai alasan. 

“Berani mengusik Gus Yaqut adalah sama saja mencari masalah dengan NU,” tutur Ade.  

Menurutnya, sikap Gus Yaqut sebagai menteri agama sangat pluralis, dan terbuka terhadap semua kelompok  agama yang ada di Indonesia. 

Ade  bahkan menyebut pandangan Gus Yaqut sama seperti mendiang Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).  

Menurut Ade, kelompok Islam radikal ini bakal berusaha mati-matian melengserkan Gus Yaqut dari jabatannya, bahkan menginginkan dia dijebloskan ke penjara sebagaimana yang mereka lakukan kepada Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  terkait kasus Al Maidah 51 pada 2016 silam.  

“Saya melihat ada upaya meng-Ahok-kan Menteri Agama Gus Yaqut. Kalau dulu Ahok difitnah sebagai penghina agama, dijungkalkan dari posisi Gubernur dan masuk penjara, sekarang Gus Yaqut pun kurang lebih begitu. Dia (Gus Yaqut) difitnah sebagai penoda agama, berusaha digulingkan dari posisi sebagai Menteri, dan bahkan juga berusaha dimasukkan ke penjara,”  tuturnya. 

Kendati demikian, Ade meyakini usaha kelompok Islam radikal memejahijaukan Gus Yaqut bakal sia-sia. 

Dia menegaskan, walau dibenci beberapa kelompok namun Gus Yaqut justru dicintai oleh banyak kelompok keagamaan lainnya. 

“Saya percaya upaya itu akan gagal,” tutupnya. 

Diketahui, Gus Yaqut saat ini tengah menjadi perhatian publik setelah dirinya melontarkan pernyataan kontroversial yang membandingkan azan dengan gonggongan anjing.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.