Terkini.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, saat ini melakukan kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapi) sebagaimana jadwal yang ditetapkan Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan tanggal 15 – 17 Oktober 2022.
Dalam Kundalil tersebut beberapa anggota DPRD melakukan berbagai kegiatan seperti yang dilakukan yang dilakukan oleh Ady Ansar menyerahkan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 33 unit hand traktor Kepada Kelompok tani Di Kabupaten Kepulauan Selayar di halaman kantor DPD NasDem Kepulauan Selayar.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian partai NasDem dalam membangun pertanian khususnya di kepulauan selayar. 28 handtraktor ini merupakan bantuan dari Bapak Rusdi Masse sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, 5 unit dari aspirasi Bapak Ady Ansar sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi sulsel, totalnya 33 unit,” kata Ketua Bappilu Partai NasDem Kepulauan Selayar, Sulfandy Tajuddin
Dirinya pun berharap apa yang telah diberikan kepada kelompok tani hendaknya benar-benar bisa di manfaatkan sebaik-baiknya.
“Dirawat dan dijaga. Semoga bantuan ini bisa mengolah lahan pertanian agar hasilnya bisa maksimal,” jelasnya.
- Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025
- Komisi D DPRD Sulsel Desak Pemprov Segera Lunasi Sisa Pembayaran Lahan Stadion Sudiang
- Konflik Akses Jalan Pesantren Darul Istiqomah, Yasir Machmud Minta Jalan Dipakai Bersama
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel Siap Kawal Sengketa Lahan Warga Pinrang ke DPR RI
Sementar Fachruddin Rangga menyerap aspirasi masyakrat di dua desa wilayah pertanian yakni di Desa Pabundukang Kec. Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa dan Desa Kadatong Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten. Takalar.
Dimana dia sebutkan Kundapil dirinya mendapatkan beberapa masukan dari masyarakat, mulai dari pelebaran jalan, mengusulkan bantuan mesin tanam dan kebutuhan pupuk.
Selanjutnya ada yang mengusulkan dibangun jembatan gantung kecil yang menghubungkan dua desa yakni kale bentang dan kadatong, hingga meminta bantuan permodalan untuk penganyam anyaman bambu.
Rangga mengatakan bahwa sesungguhnya secara umum yang melatarbelakangi Kundapil ini dimasukkan dalam Rencana Kerja DPRD tahun 2022 salah satunya adalah memaksimalkan fungsi pengawasan yang melekat pada masing masing anggota DPRD.
“Kundapil ini juga sebagai momentum untuk melihat hasil pembangunan di daerah pemilihan masing masing anggota DPRD Sulsel, sebagai wujud komitmen yang tinggi terhadap keikutsertaan dalam mendukung kebijakan pemerintah,” singkatnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
