Anggaran Staf Khusus Gubernur Ditiadakan, Dewan Sebut Hanya Membebani Keuangan Daerah

Imran Tenri Tatta. /Nasruddin

Terkini.id — Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Imran Tenri Tata memastikan anggaran untuk staf khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel ditiadakan.

Menurutnya, anggaran staf khusus gubernur dan wakil hanya membebani keuangan daerah. Satu orang staf khusus diberikan gaji per bulan mencapai Rp8,8 juta dikali 13 orang.

Gaji staf khusus gubernur dan wakil gubernur ini melebihi eselon II di lingkup Pemprov termasuk staf ahli yang bekerja di DPRD Sulsel. Rata-rata staf ahli hanya digaji Rp3 jutaan per bulan dengan beban kerja yang banyak.

“Anggaran sangat besar untuk satu tahun mata anggaran, sehingga kami Komisi A Bidang Pemerintahan sepakat untuk meniadakan terkait dengan anggaran khusus tersebut di APBD Perubahan 2019 maupun APBD Pokok 2020, sebab dalam aturan itu tidak ada anggaran buat staf khusus,” kata Imran, di DPRD Sulsel, Selasa 3 September 2019.

Bila dihitung besaran anggaran yang dikeluarkan untuk sebulan 13 orang staf khusus bisa mencapai RP114,4 juta. Sedangkan dalam nomenklatur tidak ada anggaran disediakan bagi staf khusus. Dengan keputusan itu, pekerjaan staf khusus akan terhenti dan disarankan untuk memberdayakan staf ahli yang ada.

“Tidak ada tempat penganggaranya, tapi bila gubernur dan wakil gubernur masih mau menggunakan staf khusus, bisa menggunakan dana pribadinya, asalkan bukan anggaran negara,” ungkap politisi asal Golkar itu.

Berita Terkait
Komentar
Terkini