Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi A DPRD Makassar Azwar berharap pemilihan kepala daerah atau Pilkada diundur hingga 2021. Ia beralasan, saat ini, masyarakat sedang berjuang melawan pandemi Covid-19.
“Anggaran kita fokuskan saja kepada penanganan Covid itu. Kalau tidak di undur, maka saya usulkan pemerintah kota agar mengusulkan ke Kemendagri bahwa khusus Kota Makassar diundur sampai ke 2021,” ucap Azwar, Jumat, 5 Juni 2020.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Makassar ini menilai saat ini bukan waktu yang tepat untuk penyelenggaraan Pilkada.
Seharusnya, menurut Azwar, Pilkada serentak 2020 dapat ditunda hingga 2021. Hal itu, kata dia, sebagai langkah etis demi kemanusiaan.
“Kalau memang nanti pemerintah pusat tetapkan Pilkada digelar Desember, yah Pemerintah Kota Makassar harus usulkan untuk menunda khusus Makassar. Bisa dong, karena sudah banyak kejadian luar biasa sehingga diundur,” ujarnya.
- Sulsel Capai Kerawanan Terendah Kedua, Pengamat Apresiasi Kepemimpinan Prof Zudan Redam Potensi Konflik
- Soal Kerawanan Pilkada Serentak, Danny Pomanto: Bergantung Media
- Demokrat Keluarkan Surat Tugas di 20 Daerah Pilkada Serentak di Sulsel
- Persiapan Pilkada, Komisi II DPR Soroti Kebutuhan Anggaran Hingga Indeks Kerawanan Pemilu di Sulsel
- Pilkada Serentak 27 November 2024, Ini Jadwal Tahapan Penyelenggaraannya
Azwar menjelaskan bahwa statistik telah mencatat penambahan orang-orang yang terdeteksi Covid-19 di Makassar kian meningkat.
Parahnya, kata dia, penambahan pasien secara pesat itu belum ditentukan puncak maupun akhirnya.
“Alasannya, kesiapan masyarakat sendiri karena Makassar masuk zona merah, dan masuk tertinggi peredaran Covid-19 di Sulawesi, makanya kalau ditetapkan Desember, saya berharap pemerintah kota meminta perlakuan khusus untuk gelar Pilkada,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
