Soal Kerawanan Pilkada Serentak, Danny Pomanto: Bergantung Media

Soal Kerawanan Pilkada Serentak, Danny Pomanto: Bergantung Media

K
Kamsah

Penulis

Terkini, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai keamanan dalam Pilkada serentak yang akan segera berlangsung.

“Sebentar lagi kita akan menghadapi pemilu serentak yang belum pernah kita alami sebelumnya,” ujar Danny Pomanto, Sabtu, 20 Juli 2024.

Pilkada serentak ini akan melibatkan 552 kabupaten/kota yang bergerak bersamaan. Dalam rapat koordinasi yang digelar kemarin, keamanan menjadi topik utama dengan banyak catatan penting yang perlu diperhatikan.

“Intinya, kalau ingin pilkada ini berhasil, harus berlangsung dengan tenang. Yang menentukan dingin panasnya pilkada ini adalah media, bukan kandidat,” tegasnya.

Danny Pomanto menekankan pentingnya peran media dalam menjaga suasana kondusif selama pilkada di Sulawesi Selatan.

Baca Juga

“Saya sudah mengalami berbagai pilkada, dari yang paling brutal hingga yang paling baik. Pada Pilkada 2020, ketegangan sangat tinggi, tapi penyelenggara sangat profesional,” kenangnya.

Danny Pomanto menggambarkan pilkada seperti pohon yang harus dirawat dengan baik.

“Kalau banyak diberi racun, buahnya pasti busuk semua. Tapi kalau diberi pupuk organik, maka buahnya akan bagus,” ujar Danny.

Peran media dianggap sangat sentral, baik dari segi bisnis maupun dalam menjaga stabilitas.

“Makin banyak calon, maka media makin hidup,” tambahnya.

Namun, kali ini ada perubahan signifikan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengurangi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 24 ribu menjadi 14 ribu, berkurang 10 ribu TPS.

Hal ini menjadi tantangan tambahan dalam memastikan kelancaran dan keamanan Pilkada serentak nanti.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.