Terkini.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan beberapa waktu lalu mengatakan bahwa banjir saat ini sulit untuk diprediksi.
Mendengar ucapan Anies, Wakil Ketua DPD PDIP DKI Jakrta, Ronny Talapessy mengatakan bahwa ucapan itu adalah bentuk pengalihan.
Ronny mengatakan bahwa Anies tak serius dalam mengatasi banjir di Jakarta.
Menurutnya, pernyataan tersebut adalah upaya ngeles seorang Gubernur yang tak serius mengatasi masalah banjir.
“Ini bagi saya terlihat seperti upaya ngeles terbaru dari seorang Gubernur yang tidak serius mengurus banjir di Jakarta,” ucap politisi PDIP tersebut, dilansir Voi, Senin, 18 Oktober 2021.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
Lebih lanjut, ia mengaggap bahwa Anies hanya menyiapkan kambing hitam atas ketidakmampuannya mengurus banjir.
“Anies jauh-jauh hari sudah seperti menyiapkan kambing hitam,” lanjutnya.
Ia juga menyayangkan Anies yang menyebut bahwa Jakarta akan tergenang jika curah hujan di atas 100 milimeter per hari.
Menurutnya, pernyataan seperti itu bisa membuat kecewa masyarakat.
“Pertanyaannya, ngapain ngukur curah hujan kalau drainase tidak dibenahi dengan optimal?” tandas Ronny.
“Publik tidak mendengar soal ini dari Pak Anies,” lanjutnya.
Ia lantas mempertanyakan program pengendalian banjir yang saat ini tak maksimal.
Misalnya, kata Ronny, soal sumur serapan yang masih jauh dari target Anies sejak awal menjabat.
Selanjutnya soal normalisasi atau naturalisasi sungai yang masih berkutat dalam proses pembebasan lahan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
