Anis Magfira Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Dalam Perjalanan Hijrahnya

Anis Magfira Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Dalam Perjalanan Hijrahnya

R
Devi Trisnawati
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Dia adalah salah satu putri sulung dari 5 bersaudara. Dia bercita-cita untuk membangun masjid, sungguh cita-cita yang mulia. Berawal dari situ dia berusaha untuk tetap semangat demi cita-citanya itu.

Walaupun selama dia sekolah dari SD sampai SMP dia selalu mendapatkan ancaman dari salah satu orang tuanya. Sehingga dia harus terus belajar, belajar dan belajar. Sekali saja nilainya turun atau tidak mendapat rangking di kelasnya maka dia harus siap siap untuk cacian.

Itulah dia, cerita masa kecilnya yang membuat dia sampai sekarang masih semangat. Dia adalah Anis magfira, seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Selain bercita-cita membangun masjid dia ingin sekali menjadi guru Agama. Sehingga membuatnya mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam.

Dia mempunyai kisah perjalan yang mungkin menurut orang biasa-biasa saja. Tapi bagi yang mengetahui betul selut-belut dari perjalanan hidupnya pasti jug akan merasa iba.

Anis seorang wanita yang lemah sering sakit sakitan, dan seringkali dia tidak pergi kampus karena sakitnya yang selalu datang tiba-tiba. Di tempat kelahirannya itu dia selalu mendapat cibiran dari tetangga rumahnya sehingga membuatnya pendiam dan pemalu, apalagi kepada orang baru dia kenal.

Baca Juga

Hal itulah yang menbuatnya jarang berinteraksi dengan orang-orang di kampungnya. Ketika liburan semester dia lebih memilih untuk mencari pekerjaan ketimbang pulang ke tanah kelahirannya itu, karena dengan alasan tidak menyukai perilaku para tetangganya.

Ketika dia masih dudk di bangku SMA dia masih berpenampila biasa-biasa saja. Sekolah jauh dari rumahnya sehingga dia harus ngekost dekat dengan tempat sekolah. kemudian lama kelamaan dia selalu mendapat gangguan dari para lelaki. Karena memang dia orangnya pendiam maka dari itu banyak yang ingin mengganggunya dan juga dia memiliki kulit yang sangat putih. Yang membuat orang sangat terkesan kepadanya.

Berawal dari situ dia sudah mulai memakai pakaian yang lebih tertutup dan lebih longgar dari pakaian yang biasa ia kenakan. Dan mulailah lagi cibiran dari para tetangganya bermunculan dengan berbagai macam perkataan yang di lontarkan kepad Anis, tidak hanya kepadanya tetapi juga kepada orang tuanya. Banyak yang mempengruhi orang tuanya untuk memberhentikan Anis sekolah karena mereka berpendapat bahwa dia berpenampilan begitu karena pergaulannya.

Semua itu tidak membuat Anis menjadi putus semangat, dia tetap berusaha dan kemudia setelah lulus SMA dia melanjutkan perkuliahan. Tetapi masih banyak juga laki-laki yang masih mengganggunya sehingga membuatnya menjadi risih dan membulatkan tekatnya untuk memakai pakaian muslimah atau syar’i dengan jilbab yang tertutp sampai pergelangan tangan.

Dengan penampilannya yang semakin tertutup, membuat para tetangga dan orang-orang di kampunya semakin membuat berbagai macam tuduhab kepanya. Bagaiamana dia menjalani hidup dengan jilbab besar, apakah tidak susah, jilbabnya terlalu besar, bermacam- macam pandangan orang kepadanya tetapi itu tidak membuatnya menyerah dia tetap melakukan sesuai dengan yang ia harapkan.

Dia juga sudah membatasi pergaulannya dengan lawan jenis, waktu terus berjalan sampai pada akhirnya dia telah menggunakan cadar dengna alasan ingin menjaga pandangan para lelaki yang bukan mukhrimnya, dan ingin menjadi manusia yang lebih baik.

“saya akan mempermantap iman dan takwa saya, menjaga aurat dan juga menjauhi semua yang tidak di bolehkan serta memperbaiki diri untuk bekal di akhirat,” kata Anis.

Masya allah, itulah yang terakhir kali ia katakan. Dan sekarang dia telah nyaman dengan kehidupannya sekarang.

Walaupun begitu cibiran dari para tetangganya tidak pernah berhenti sampai sekarang, akan tetapi Anis telah terbiasa dengan itu sehingga dia hanya bisa mengabaikannya saja.

Citizen : Hasiah

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.