Antisipasi Calo, Peserta Tes CPNS Makassar Bakal Diperiksa Pakai Alat Detector

Terkini.id, Makassar – Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kota Makassar, Abdul Kadir Masri mengatakan pihaknya bakal melakukan berbagai upaya dalam mengantisipasi keberadaan calo yang memanfaatkan momen seleksi CPNS.

Salah satunya, kata Kadir, dengan memperketat keamanan dari kepolisian, termasuk mengadakan alat detektor.

“Kita perketat keamanan dari pihak kepolisian,” kata dia di Balai Kota Makassar, Rabu, 5 Februari 2020.

Baca Juga: Berkat Usaha Menekan Pergerakan Covid-19, Makassar Menjadi Zona Kuning

Selain itu, kata dia, kartu tes peserta CPNS baru akan diteken oleh pihak panitia seleksi pada saat registrasi. Lantas mencocokkan wajah peserta dengan dan Kartu Tanda Penduduknya.

“Kartu tesnya sengaja kita tidak tandatangani dulu, nanti saat di lokasi tes baru kita tanda tangani sekalian registrasi dan mencocokkan langsung datanya,” kata Kadir Masri.

Baca Juga: Isolasi Apung Resmi Ditutup, Wali Kota Makassar: Tetap Terapkan Protokol...

Ia pun menganggap cara ini mampu membantah citra bahwa ujian seleksi CPNS bisa diloloskan oleh calo.

“Seperti tahun-tahun lalu yang mengatakan bisa lolos ujian seleksi dengan membayar. Nyatanya, negeri ini harus bersih,” paparnya.

Kadir pun mengimbau masyarakat, khususnya para pendaftar CPNS tidak mempercayai jika ada pihak-pihak yang menjanjikan sesuatu dengan tarif tertentu karena bisa dipastikan itu adalah calo.

Baca Juga: Isolasi Apung Resmi Ditutup, Wali Kota Makassar: Tetap Terapkan Protokol...

“Hindari menggunakan jasa calo, itu buruk bagi kelangsungan pemerintahan,” tutupnya.

Berdasarkan Surat Kanreg BKN Reg. IV Nomor KR.IV.26/Y. 3-17/2020, Pelaksanaan Seleksi CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

CAT yaitu tes untuk merekrut CPNS yang dilakukan secara online dengan menggunakan komputer.

CAT akan diselenggarakan mulai tanggal 22-26 Februari 2020 di Gedung Olahraga Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas).

Bagikan