Terpilih Pimpin AAI, Arman Hanis Bawa Misi Satukan Organisasi yang Terpecah

Terkini.id, Makassar – Setelah terpilih memimpin Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) pada periode 2022-2027 lewat musyawarah nasional (Munas), Arman Hanis mengatakan langkah pertama yang dilakukan berfokus menyatukan organisasi yang terpecah.

Pasalnya, pada Bulan Mei 2022 ada yang mendeklarasikan diri menjadi Ketua Umum di Jakarta. Sebagian yang lain, kata dia, melakukan Munaslub di Bogor.

“Kalau ditanya soal visi misinya adalah rekonsiliasi. Jadi saya memang meniatkan diri maju dengan tujuan untuk menyatukan pihak-pihak yang kemarin terpecah di Munas yang sempat ditunda,“ ucap Arman Hanis, Minggu, 26 Juni 2022.

Baca Juga: Soal Skenario Palsu Ferdy Sambo, Pengamat: Jika Berasal Dari Lawyer,...

Mantan Ketua DPC Peradi Jakarta Pusat itu menyebut, meskipun tak mudah menyatukan banyak pemikiran tapi karena itu sudah menjadi misinya, maka apapun tantangan akan dilaksanakan. 

Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah pendekatan kepada pihak-pihak atau pengurus AAI yang terpecah akibat persoalan Munas yang tertunda. 

Baca Juga: Ferdy Sambo Minta Maaf karena Merekayasa Kematian Brigadir J, Taufan...

Arman Hanis berharap bisa duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut. Bahkan, ia mengatakan akan membentuk sebuah tim khusus untuk rekonsiliasi ini.

“Jadi langkah yang dilakukan pasti karena visi dan misi saya adalah rekonsiliasi, tetap akan melakukan pendekatan kepada pihak-pihak atau ketum yang terpilih waktu munas di Bandung. Saya akan berkoordinasi dan meminta mereka untuk bersama-sama untuk bagaimana AAI kembali satu,” ujarnya. 

Selain rekonsiliasi, ke depan, dirinya juga akan melaksanakan tugasnya sebagai ketua umum yaitu melakukan kerja-kerja organisasi, di antaranya memperbaharui database anggota AAI, melakukan rekrutmen anggota, dan mendirikan pusat bantuan hukum di cabang-cabang AAI. 

Baca Juga: Ferdy Sambo Minta Maaf karena Merekayasa Kematian Brigadir J, Taufan...

“Rekruitmen itu yang paling utama. Rekruitmen mengadakan pendidikan berkelanjutan dan mendirikan pusat bantuan hukum di seluruh cabang-cabang yang ada di Indonesia,” sebut Arman Hanis.

Tak hanya itu, Arman Hanis pun turut mengapresiasi beberapa anggota yang hadir dalam Munas di Bandung hadir kembali di Munas ini.

Kedatangan mereka dinilai sebuah kemajuan untuk membagun AAI bersama-sama. Sebab AAI dinilai sebagai salah satu organisasi advokat yang sangat solid, yang selalu dibanggakan.

Terpisah, Ketua Umum Demisioner AAI, Muhammad Ismak menyampaikan, terpilihnya Arman Hanis diharapkan dapat mengangkat kembali marwah Advokat di Indonesia melalui AAI.

Ia beharapan agar masalah yang dihadapi AAI saat ini dapat dituntaskan.

“Harus mengambil langkah yang sama agar profesi ini tidak terdegradasi, dengan begitu gampangnya orang menjadi Advokat,” pesan Muhammad Ismak.

“Ini yang menjadi PR utamanya untuk mengembalikan kekhususan dari pada profesi ini melalui AAI. AAI merupakan organisasi cukup lama dan selalu menjunjung tinggi advokatnya berintegritas,” sambungnya.

Visi dan Misi Arman Hanis pun diapresiasi Muhammad Ismak. Salah satunya adalah menyelenggarakan pendidikan untuk profesi advokat. Sebagaimana tujuan AAI.

“Profesi ini, bukan profesi buangan, tidak menjadi ini kemudian ini pilihan terakhir. Kemudian pensiun dari profesi yang satu, kemudian tiba-tiba menjadi Advokat. Saya kira bukan itu marwahnya. Kita harus mengembalikan profesi ini betul-betul menjadi officium nobile atau profesi terhormat,” pungkasnya. 

Bagikan